HUT TNI
Kisah KSAD Andika Perkasa, Jenderal Berotak Cemerlang, Pernah Tugas di Pasukan Elite
Andika juga pernah menjabat Komandan Batalyon 32 Grup 3/Sandha Kopassus (2002), Komandan Rimdam Jaya pada 2011, dan Komandan Korem 023/KS pada 2012.
Dalam perjalanannya, Andika pernah menjadi Komandan Resor Militer (Danrem) 023/Kawal Samudera Kodam I/Bukit Barisan.
Pada 2013, ia diangkat menjadi Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad).
Setahun berselang, Andika menggantikan posisi Jenderal TNI Doni Monardo sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Jokowi.
Pada 2016, menantu dari Jenderal Hendropriyono ini kemudian menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura.
Kiprah militer Andika Perkasa semakin menanjak.
Pada November 2018, ia dilantik Presiden Jokowi sebagai KSAD menggantikna Jenderal Mulyono.

Sebelumnya Andika Perkasa naik jabatan menjadi Komandan Kodiklat TNI AD pada Januari 2018
dan menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) pada Juli di tahun yang sama.
Saat itu, dikutip dari Harian Kompas, 23 November 2018, Jokowi menganggap karier kemiliteran dan rekam jejak Andika lebih mumpuni
dan lebih komplit dibandingkan beberapa nama yang diajukan kepadanya.
"Bukan masalah muda dan tidak muda, semua ada hitung-hitungannya, terutama pengalaman, rekam jejak, kemudian berkaitan dengan pendidikan-pendidikan yang telah dijalani, kami lihat semua," kata Jokowi.
• VIRAL Mahasiswa Maskeran Saat Kuliah Online, Langsung Panik Ketika Dipanggil Dosen
• Kelompok Oposisi India Bentuk Perlawanan Terhadap Pemerintah, Pemerkosaan Geng Meluas
6 Fakta Andika Perkasa
Letjen Andika Perkasa resmi dilantik sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) baru oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Kamis (22/11/2018).
Dari empat pilihan yang diajukan, Andika terpilih menggantikan Jenderal TNI Mulyono yang akan pensiun pada 2019 mendatang.
Pelantikan Andika Perkasa ini sesuai dengan Keppres Nomor 97/TNI Tahun 2018 yang ditandatangani hari ini.