Rabu, 22 April 2026

Internasional

Presiden Turki Abaikan Seruan NATO, Desak Azerbaijan Terus Berperang

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berada di jalur yang bertentangan dengan NATO. Setelah kepala aliansi militer Barat memerintahkan presiden Turki

Editor: M Nur Pakar
AFP/ADEM ALTAN
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (AFP/ADEM ALTAN) 

"Dan jangan lupakan klaim bahwa Turki mungkin telah menggunakan radar buatan Rusia untuk melacak pesawat tempur Yunani," katanya.

"Tindakan semacam itu merupakan gangguan untuk NATO," tambahnya.

Perang Armenia dan Azerbaijan Terus Berlanjut, Rusia Tawarkan Jadi Tuan Rumah Pembicaraan Damai

Ketika pertempuran berlanjut di Nagorny-Karabakh pada Senin (5/10/2020) Azerbaijan dan Armenia saling menuduh menyerang wilayah sipil.

Keduanya mengatakan jumlah korban tewas meningkat dari pertempuran paling mematikan di Kaukasus Selatan selama lebih dari 25 tahun.

Azerbaijan mengatakan kota-kota Azeri di luar Nagorno-Karabakh telah diserang, membuat pertempuran semakin dekat ke wilayah.

Di mana pipa-pipa membawa gas dan minyak Azeri ke Eropa.

Presiden Ilham Aliyev mengatakan Armenia harus menarik pasukannya agar aksi militer dihentikan.

Tapi Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan meminta prajurit yang dibebastugaskan tahun lalu untuk menjadi sukarelawan bertempur.

"Mereka akan berperang untuk mempertahankan tanah air mereka," katanya.(*)

Turki Serang Kota Kurdi, Bukan Senjata Berat, Tetapi Gunakan Taktik China, Jaringan Air Dihancurkan

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved