Luar Negeri
Presiden Prancis Ajukan RUU 'Anti-Islam', Turki Langsung Bersikap dan Menekan Emmanuel Macron
RUU kontroversial tersebut, kata Kemenlu Turki, hanya akan memicu meningkatnya xenofobia, rasisme, diskriminasi, dan Islamofobia.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Zaenal
"Siapa Anda untuk berbicara tentang penataan Islam?" tanyanya, menuduh Macron "kurang ajar".
Para pemimpin Prancis dan Turki sudah berselisih mengenai hak maritim di Mediterania timur, Libya dan konflik terbaru di wilayah separatis Azerbaijan di Nagorno-Karabakh.
Erdogan menasihati Macron "untuk lebih memperhatikan saat berbicara tentang masalah yang dia abaikan."
"Kami berharap dia bertindak sebagai negarawan yang bertanggung jawab daripada bertindak seperti gubernur colonial," ujar Erdogan
Juru bicara Partai AKP Turki mengecam Macron
Dalam pernyataan terpisah, juru bicara Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), Omer Celik mengecam keras Macron karena melanggar kebebasan beragama dan hukum melalui rancangan RUU yang diusulkan.
• Erdogan Terima Kunjungan Para Pemimpin Hamas, Amerika Serikat Marah
• Erdogan Peringatkan Presiden Perancis Jangan Main-main dengan Turki
"Macron memberikan dukungan untuk kejahatan rasial dan bukan demokrasi dan hak asasi manusia," katanya.
Ia juga menyebut langkah presiden Prancis itu sebagai "provokasi".
“Menyebutkan penciptaan 'Islam Prancis' adalah pendekatan diktator dan ketidaktahuan yang mencolok. Macron harus menghadapi xenofobia dan Islamofobia yang berkembang,”katanya.
Juru bicara kepresidenan Turki mengecam Macron
Juru Bicara Kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin juga mengkritik pemimpin Prancis itu di Twitter.
“Klaim Presiden Macron bahwa 'Islam dalam krisis' adalah pernyataan yang berbahaya dan provokatif, mendorong Islamofobia dan populisme anti-Muslim.”
“Menyalahkan Islam dan Muslim sebagai kambing hitam atas kegagalan Republik Prancis jauh dari politik rasional, ”katanya. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)
Baca Juga Lainnya:
• VIRAL, Gedung DPR beserta Anggotanya Dijual di Situs Online, Buntut Pengesahan UU Cipta Kerja
• 18 Tahun Bertugas di Papua, Letda Deny Belum Pernah Jumpa Ibunda, Begini Reaksi Kasad Andika
• Antar Adik ke Sekolah, Pemuda Ini Melihat Ibunya Terlindas Mobil di Jalan Raya