Breaking News:

Bayi Ini Alami Kerusakan Otak Parah, Persalinan Ditangani Bidan yang Tidak Lulus Tes

Seorang bayi perempuan menderita kerusakan otak parah akibat dilahirkan oleh bidan yang "dihukum karena tidak kompeten".

Editor: Faisal Zamzami
Shutterstock
lustrasi 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Seorang bayi perempuan menderita kerusakan otak parah akibat dilahirkan oleh bidan yang "dihukum karena tidak kompeten".

Barts Healt Trust di London, Inggris, terancam membayar kompensasi jutaan poundsterling setelah akhirnya mengakui kesalahannya mengizinkan bidan itu membantu persalinan.

Sophie Addo bidan yang mengurusi persalinan itu seharusnya tidak bertugas, karena telah "dikeluarkan dari pekerjaan di semua area rumah sakit" beberapa hari sebelumnya.

Penyebabnya adalah gagal dalam kursus pelatihan ulang tentang cara membaca monitor detak jantung.

Akan tetapi bidan berusia 58 tahun itu mengaku tidak diberitahu tentang hukumannya.

Anehnya staf di unit persalinan rumah sakit pun juga tidak tahu.

Sebelum insiden di Barts Helth Trust, Addo juga tersandung kasus serupa di Rumah Sakit Universitas Newham, London, yang menyebabkan bayi baru lahir menderita kerusakan otak serius.

Diberitakan Daily Mail pada Minggu (11/10/2020), Addo adalah pegawai outsourcing yang sudah pensiun.

Dia mendapat larangan kerja akibat tidak lulus tes di kursus pelatihan ulang kardiotografi pada 21 Februari 2017.

Meski begitu dia mendapat panggilan tugas di unit bersalin rumah sakit pada 3 Maret 2017, ketika seorang ibu berusia 29 tahun tiba untuk melahirkan anak pertamanya.

PS Pemkab Aceh Tamiang Sabet Runner Up pada Turnamen Mayang Putra Cup 2020 di Deliserdang

PUPR Abdya Usulkan Rp 100 miliar untuk Jalan Dua Jalur  

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved