Sabtu, 25 April 2026

Penanganan Covid 19

Bupati Sarkawi: Warga Bener Meriah Jangan Jadi “Silent Killer”, Ini Penambahan Kasus Covid-19

"Ayo saling mengedukasi, tak bosan-bosan kami ingatkan untuk menjaga jarak, hindari keramaian, pakai masker dan cuci tangan dengan sabun

Penulis: Budi Fatria | Editor: Nur Nihayati
Hand-over dokumen pribadi
Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi. 

 "Ayo saling mengedukasi, tak bosan-bosan kami ingatkan untuk menjaga jarak, hindari keramaian, pakai masker dan cuci tangan dengan sabun  

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Warga Bener Meriah diminta jangan jadi “silent killer”.

Silent Killer maksudnya pembunuh diam-diam, bisa jadi dia itu Orang Tanpa Gejala (OTG).

Imbauan itu disampaikan Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi mengutip istilah Ketua Satgas Nasional Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo untuk orang yang terkonfirmasi positif covid-19 orang tanpa gejala (OTG).

"Kami berharap warga Bener Meriah agar mematuhi Protokol kesehatan terutama yang terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala.

Sayangi keluarga dan masyarakat sekitar.

Baca juga: 103 Warga Nagan Raya Sembuh dari Covid-19

Baca juga: Pembayaran Jalan Nyak Makam dan T Iskandar Tuntas Tahun Ini, Anggaran Capai Rp 41 Miliar  

Baca juga: Viral Penata Rias Make-up Cewek Ternyata Calon Istri Mantannya: Bisa Bayangin Gimana Perasaan Aku

Jangan jadi silent killer," ungkap Bupati Bener Meriah melalui Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Bener Meriah, Khalisuddin dalam siaran pers, Kamis (15/10/2020).

Bupati daerah penghasil kopi Gayo ini juga mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelayan publik agar menjadi contoh bagi masyarakat dalam penegakan Protokol Kesehatan (Protkes).

"Jangan sampai ada laporan bahwa ASN dan pelayan masyarakat lainnya hingga level Kampung serta orang berpendidikan yang justru melanggar protkes.

Ini tidak boleh terjadi," tegas Bupati.

Lebih-lebih saat ini status Kabupaten Bener Meriah sudah mendekati ke zona merah.

"Ayo saling mengedukasi, tak bosan-bosan kami ingatkan untuk menjaga jarak, hindari keramaian, pakai masker dan cuci tangan dengan sabun di air mengalir sesering mungkin.

Kita jadikan ini sebagai perilaku," pesan Bupati.

Terkait rincian penambahan kasus hingga 15 Oktober 2020, dirincikan Khalisuddin berdasarkan laporan Bidang Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Bener Meriah ada penambahan 9 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved