Breaking News

Berita Banda Aceh

Kecelakaan Lalu Lintas di Aceh Tinggi, Tiap Minggu Capai 13 Kasus, Ini Harapan Dirlantas Polda Aceh

Angka kecelakaan lalu lintas yang didominasi pengendara sepeda motor di Aceh masih cukup tinggi. Untuk setiap minggu, Direktorat Lalu Lintas..

Penulis: Misran Asri | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/MISRAN ASRI
Pengendara sepeda motor terjatuh keluar papan sirkuit dan menabrak kerucut di sela-sela mengikuti pelatihan safety riding yang dilaksanakan Ditlantas Polda Aceh yang dipusatkan di Satuan PJR Jeulingke, Banda Aceh, Sabtu (17/10/2020). 

 

 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Angka kecelakaan lalu lintas yang didominasi pengendara sepeda motor di Aceh masih cukup tinggi. Untuk setiap minggu, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh, menerima laporan kecelakaan mencapai 10 sampai 13 kasus dari 23 kabupaten/kota se-Aceh.

Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani SIK MH, mengatakan, kecelakaan selama ini didominasi oleh pengendara sepeda motor dan rata-rata usia mereka masih produktif.

Tingginya angka kecelakaan itu menaruh keprihatinan mendalam bagi Kombes Dicky. Pasalnya, kecelakaan yang terjadi selama ini didominasi oleh faktor human error atau kesalahan yang dilakukan oleh manusia itu sendiri.

Menyikapi kondisi itulah yang mendorong Ditlantas Polda Aceh untuk intens mengadakan kegiatan-kegiatan safety riding.

Kegiatan safety riding diharapkan dapat mengubah perilaku berkendara agar tetap aman selama berada di jalan, baik untuk dirinya sendiri maupun bagi orang lain yang memiliki hal yang sama selama berada di jalan.

“Seminggu yang lalu kami terima laporan di Jalan Banda Aceh-Medan, di wilayah Aceh Timur ada empat nyawa yang melayang. Rata-rata umur mereka masih 15 sampai 18 tahun. Seluruhnya ini disebabkan oleh kesalahan manusia itu sendiri atau human error,” sebutnya.

Kondisi tersebut sangat memprihatinkan dengan berbagai kejadian kecelakaan yang keselahannya dilakukan oleh manusia itu sendiri.

“Hal tersebut menunjukkan masih kurangnya pengetahuan anak-anak kita. Kita semua bertanggung jawab, mulai masyarakat, orang tua dan keluarga, agar mereka tidak menjadi korban sia-sia di jalan,” terang Dirlantas Kombes Dicky saat membuka pelatihan Safety Riding di Mako Satuan PJR Ditlantas Polda Aceh, Sabtu (17/10/2020).

Menurutnya, ada beberapa faktor yang berdampak seringnya terjadi kecelakaan dan berdampak bagi dirinya dan orang lain.

Pertama, karena faktor manusia, misalnya disaat kelelahan, mengantuk, serta dalam kondisi stamina kurang fit, terkadang dipaksakan untuk berkendara, sehingga terjadi hal-hal yang tidak diharapkan Lalu berkendara dalam keadaan emosi. Artinya banyak kasus kecelakaan, karena ingin mendahului kendaraan di depannya.

“Terkadang pengendara itu tidak memperkirakan kemampuan kendaraannya, sehingga saat berupaya menyalip kendaraan di depannya, terkadang tidak mampu mendahului, sehingga ditabrak oleh mobil yang ada di depannya,” kata Kombes Dicky Sondani.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved