Kamis, 30 April 2026

Webinar

Kenapa Magang Harus Dilakukan Mahasiswa saat Kuliah, Ini Penjelasan Pihak Industri

Kurikulum Dual System yang dicanangkan pemerintah saat ini, sudah diterapkan PT Arun dan PAG pada tahun 2007 dan tahun 2015 sampai sekarang.

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Taufik Hidayat
Dok PNL
Politeknik Negeri Lhokseumawe mengadakan webinar dalam rangka peningkatan lulusan. 

Laporan Jafaruddin | Lhokseumawe 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Banyak kampus yang mewajibkan bagi mahasiswa untuk mengikuti magang di perusahaan swasta atau instansi pemerintah selama masa perkuliahan. Karena magang menjadi persiapan bagi mahasiswa sebelum dunia kerja. 

“Kenapa magang itu penting? Karena satu-satu langkah menuju dunia kerja yang sesungguhnya, mengenal ketidaksesuaian antara teori dan praktik,” Dedi Mariadi Manager Production Planning & Process Engineer Pertamina Arun Gas (PAG) saat mengisi Webinar di Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL), Kamis (15/10/2020). 

Dalam proses magang tersebut kata Dedi, mahasiswa akan dibimbing profesional yang ahli di bidangnya, ajang pembuktian diri bahwa mahasiswa tersebut memiliki kualitas dan gerbang menuju hidup mandiri.

“Manfaat magang sangat besar pengaruhnya baik untuk kampus maupun perusahaan, diantaranya terjalinnya kerjasama/hubungan baik antara kampus dengan perusahaan, kampus dapat meningkatkan kualitas lulusannya, dan kampus akan lebih dikenal di dunia industri,” kata Dedi. 

Sementera perusahaan lanjut Manager Production Planning PAG, akan mendapat bantuan tenaga kerja dari mahasiswa yang melakukan praktek, perusahaan akan dikenal oleh kalangan akademis dan dunia pendidikan. 

“Selain itu, adanya orang yang mengaudit perusahaan tanpa mengeluarkan biaya dengan adanya laporan-laporan magang yang diberikan kepada perusahaan,” pungkas Dedi. 

Dirasani dalam paparannya menyebutkan, PHE NSB & NSO memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengikuti praktik kerja dalam upaya meningkatkan kapasitas lulusan PNL yang masih menempuh pendidikan dalam menimba pengalaman sebelum memasuki dunia kerja.

Poin Kerjasama PNL dengan PHE NSB & NSO adalah kata Dirasani dalam upaya peningkatan kapasitas SDM dan Tri Dharma Perguruan Tinggi. 

“Mahasiswa dan lulusan harus memiliki analisis yang tajam, semangat dan keinginan belajar serta kemampuan teori yang baik, setelah itu dimiliki mereka bisa dilanjutkan dengan program magang, penelitian dan praktik kerja,” ujar Dirasani.  

Sehingga akan menghasilkan qualified man power yang memiliki wawasan industri migas, Troubleshooting Industri, Problem Solving dan Strategic Thinking setelah proses magang, penelitian atau praktik kerja di PHE NSB & NSO”, terangnya.

Ditambahkan, alumni PNL yang bekerja di PHE NSB & NSO memiliki peran yang sangat besar untuk operasional PT PHE NSB & NSO saat ini dan ke depan.

Direktur PNL Rizal Syahyadi menyebutkan hubungan antara PAG dan PHE NSB & NSO sangat harmonis, ini terlihat dari pola kemitraan yang sudah terjalin.

“Dengan PAG kita sudah bekerjasama dari 2015 sampai sekarang,” kata Rizal. 

Antara lain, program kerjasama yang sudah dijalankan yaitu kuliah industri mahasiswa migas selama 2 semester di PAG, yaitu  semester III dan V, begitu juga untuk magang alumni, rekrutmenalumni, penyesuaian kurikulum, kunjungan industri maupun kuliah tamu. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved