Rabu, 8 April 2026

Berita Bireuen

Satu Rumah di Peudada Bireuen Ludes Terbakar, Begini Kronologisnya 

Rumah yang terbakar itu milik Rudi (40) yang ditempati bersama istrinya, Faridah (34) dan dua anak mereka, M Imran (18) dan Putri Aisyah (13).

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Dokumen Dinsos Bireuen
Satu rumah berkonstruksi kayu di Gampong Jabet, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, ludes terbakar sekitar pukul 21.10 WIB, Jumat (16/10/2020). 

Rumah yang terbakar itu milik Rudi (40) yang ditempati bersama istrinya, Faridah (34) dan dua anak mereka, M Imran (18) dan Putri Aisyah (13).

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Satu rumah konstruksi kayu ukuran 6 x 6 meter di Dusun Tgk Mat Den, Gampong Jabet, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, ludes terbakar. 

Kebakaran rumah beratap rumbia ini terjadi tadi malam atau Jumat (16/10/2020) sekitar pukul 21.00 WIB. 

Rumah yang terbakar itu milik Rudi (40) yang ditempati bersama istrinya, Faridah (34) dan dua anak mereka, M Imran (18) dan Putri Aisyah (13).

Saat kebakaran itu, Faridah dan dua anaknya baru saja pergi ke rumah orang tuanya yang sakit di Gampong Garot, Kecamatan Peudada, di sebelah timur Gampong Jabet.

Sedangkan suaminya tidak di rumah karena sedang pergi ke luar daerah.

Baca juga: Keuchik dan Bendahara Terancam 20 Tahun Penjara, Diduga Selewengkan Dana Desa

Baca juga: Bahagianya Razali dan Nur Aini, Pasangan Tunanetra Dapat Rumah Gratis Pemerintah Aceh

Baca juga: Makam Po Teumeureuhom sebagai Destinasi Wisata

Hanya beberapa menit sampai di rumah orang tuanya, ia menerima telepon dari warga sekitar rumahnya yang mengabarkan rumah tersebut sudah terbakar.

“Buru-buru pulang, tetapi sesampai di rumah, rumah dan isinya sudah habis terbakar,” kata Faridah menjawab Serambinews.com di lokasi kejadian.  

Amatan Serambinews.com sesaat setelah kejadian, pertapakan rumah sudah rata dengan tanah.

Beberapa petugas Damkar Bireuen setelah melakukan pendinginan,  ikut mencari sesuatu yang berharga. 

Namun tidak ditemukan sama sekali, kecuali beberapa ujung kain sisa terbakar.

“Sudah habis semua dan tidak ada yang dapat diselamatkan saat musibah terjadi,” kata Keuchik Jabet, Yusrizal. 

Saat itu, Yusrizal juga memberikan keterangan kepada Kapolsek Peudada, Iptu Mukhlis.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved