Berita Banda Aceh

Hasil Riset, Banyak Tanaman di Kawasan Leuser Miliki Kandungan Obat yang Besar

Hasil penelitian atau riset mengungkapkan bahwa banyak tanaman di kawasan ekosistem Leuser memiliki potensi kandungan obat yang besar dan telah...

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Peserta webinar nasional dengan tema ‘Riset Hulu dan Hilir  Pengembangan Biofarmaka dari Biodiversity Ekosistem Leuser’. 

Ekosistem Leuser, kata Elly, merupakan salah satu kekayaan alam terbesar Indonesia dengan keanekaragaman hayatinya yang masih tersisa. Diperkirakan hampir ratusan ribu spesies tanaman yang baik yang sudah dikenal maupun belum dikenal terdapat di dalamnya.

Ekosistem Leuser terhampar di wilayah  Provinsi Aceh dan sebagian Sumatera Utara, yang menjadi bagian dari pulau Sumatera di Indonesia. Ekosistem yang megah dan kuno ini terdiri dari 2,6 juta hektar hutan hujan dataran rendah, rawa gambut, pegunungan dan hutan pantai serta padang rumput pegunungan.

Secara global Leuser diakui sebagai salah satu hamparan hutan hujan tropis terkaya yang tidak ditemukan di mana pun di Asia Tenggara. Selain itu ekosistem Leuser juga merupakan salah satu penyerap karbon terbesar di Asia.

Berdasarkan hasil riset yang berjudul Economic valuation of the Leuser National Park on Sumatra, Indonesia, total economic value yang dihasilkan dari Ekosistem Leuser mencapai   9 milliar US dollar atau setara dengan  137,75  triliun rupiah per tahun apabila dimanfaatkan tanpa terjadi peningkatan nilai tambah, apalagi bila dilakukan peningkatan nilai tambah.

Sementara Ketua DPRA, H Dahlan Jamaluddin SIP secara khusus menyatakan menyambut baik dan sangat mendukung upaya yang dilakukan untuk memulai riset tersebut.(*)

Baca juga: VIDEO Mayat Pembunuh Rangga Divisum dan Dikembalikan ke Rumah Keluarga

Baca juga: Per 18 Oktober 2020, Bertambah Enam Warga Lhokseumawe yang Suspek Covid-19

Baca juga: Moeldoko Ungkap Pemerintah Sedang Siapkan Peraturan Turunan UU Cipta Kerja: Ada 35 PP dan 5 Perpres

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved