Berita Aceh Selatan
Buka PKU, Bupati Aceh Selatan Minta Ulama Teruskan Tiga Pekerjaan Utama Rasulullah
Ada 3 fungsi atau pekerjaan utama Nabi Muhammad SAW yang kemudian diteruskan oleh para ulama.
Penulis: Taufik Zass | Editor: Saifullah
Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN – Ada 3 fungsi atau pekerjaan utama Nabi Muhammad SAW yang kemudian diteruskan oleh para ulama.
Ketiga fungsi itu adalah, membacakan Alquran serta mengenalkan tanda kekuasaan Allah SWT (Tilawatih wa tazkirih), kedua menempa jiwa (Tazkiyah) serta memberikan bimbingan rohani, dan yang ketiga mengajarkan Alquran (Tualimul Quran).
Demikian disampaikan Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I Setdakab, Erwiandi, SSos MSi saat membuka kegiatan Pendidikan Kader Ulama (PKU) Se–Kabupaten Aceh Selatan yang diselenggarakan oleh MPU Aceh Selatan di Hotel Dian Rana Tapaktuan, Senin (19/10/2020).
“Sedangkan tugas utama para Nabi dan diteruskan oleh ulama yakni menjadi pelayan masyarakat, melakukan islah, perbaikan mental spiritual, serta melakukan perubahan masyarakat menuju kemajuan,” papar Tgk Amran.
Karenanya, atas pelaksanaan kegiatan Pendidikan Kader Ulama ini, Bupati berharap kepada peserta untuk dapat mengikuti kegiatan dengan baik serta menerapkan pengetahuan yang dihasilkan dalam kegiatan pendidikan itu.
“PKU ini sangat memberi manfaat dikarenakan daerah kita dikenal dengan julukan 'Serambi Mekkah' yang menjalankan syariat secara kaffah,” ungkap Bupati.
Baca juga: Sidang Lanjutan Kasus Vina Abdya Digelar Besok, Hakim Sudah Periksa 26 Saksi
Baca juga: 127 Warga Langsa Positif Terpapar Covid-19, Kasus Baru Bertambah 13 Orang, Masih Dirawat 4 Orang
Baca juga: Pasien Positif Covid di Aceh Barat Tersisa 10 Orang Lagi, 79 Orang Telah Sembuh, 6 Orang Meninggal
Lebih lanjut, Tgk Amran mengungkapkan, bahwa peran ulama dalam memperbaiki dan meluruskan aqidah umat sangatlah besar dan penting.
Kedudukan ulama merupakan posisi strategis dalam memberikan berbagai pemahaman keagamaan, bukan hanya kepada masyarakat, akan tetapi juga kepada kalangan umara dalam menyusun kebijakan-kebijakan pembangunan yang membawa kemaslahatan bersama.
“Pentingnya merekrut para calon ulama melalui Pendidikan Kader Ulama (PKU) guna regenerasi dan melanjutkan perjuangan para ulama serta melahirkan generasi ulama muda yang kompeten dan berintegritas, yang berdampak baik dan positif,” ungkap Bupati Aceh Selatan.
Pada kesempatan itu, Bupati juga memberikan apresiasi kepada MPU Kabupaten Aceh Selatan yang telah melakukan inovasi dengan menyelenggarakan kegiatan pendidikan kader ulama.
“Selain itu, kegiatan PKU juga dapat menyampaikan dakwah Islam sebagai agama yang mempersatukan. Islam yang rahmatan lil'alamin, sebagaimana ajaran yang disampaikan oleh Rasulullah SAW,” pungkas Bupati Aceh Selatan.
Kepala Sekretariat MPU Aceh Selatan, Teuku Masrizal MSi dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan kegiatan Pendidikan Kader Ulama ini merupakan agenda tahunan bagi MPU Aceh Selatan.
Baca juga: Liput Demo, Pers Thailand Berada di Bawah Ancaman Pemerintah, Media: Kami Akan Tetap Memberitakan
Baca juga: India Berhasil Uji Coba Rudal SANT, Memiliki Kemampuan Lock-on After Launch dan Before Launch
Baca juga: VIDEO Mahasiswa Simeulue Unjukrasa Desak Penuntasan Kasus Kelebihan Bayar SPPD Oknum Anggota Dewan
“Kali ini, kabupaten kita diberi kesempatan untuk melaksanakan kegiatan ini untuk dua angkatan. Setiap angkatan berjumlah 36 orang yang berasal dari seluruh kecamatan dalam Kabupaten Aceh Selatan,” paparnya.
Lebih lanjut, Teuku Masrizal MSi menjelaskan, kegiatan kader ulama ini dilaksanakan dalam dua metode, yaitu metode belajar dalam kelas dan luar kelas (observasi lapangan) bench marking.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pku-di-asel.jpg)