Video
VIDEO - Erdogan Kecam Presiden Prancis, Sebut Macron Harus Diperiksa Mentalnya Terkait Islamofobia
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu (24/10/2020) mengecam Presiden Prancis Emmanuel Macron karena sikap anti-Islamnya.
Penulis: Yuhendra Saputra | Editor: Mursal Ismail
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu (24/10/2020) mengecam Presiden Prancis Emmanuel Macron karena sikap anti-Islamnya.
SERAMBINEWS.COM, KAYSERI - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu (24/10/2020) mengecam Presiden Prancis Emmanuel Macron karena sikap anti-Islamnya atau Islamofobia.
Pernyataan Erdogan muncul setelah Presiden Prancis Macron menuduh Muslim "separatisme" dan menggambarkan Islam sebagai "agama dalam masalah di seluruh dunia".
"Apa yang bisa kami katakan tentang seorang kepala negara yang berperilaku seperti ini kepada jutaan umat beragama yang beraneka ragam di negaranya," kata Erdogan.
"Pertama-tama (Macron perlu) pemeriksaan mental".
Dia menegaskan bahwa fasisme Eropa telah memasuki fase baru dengan serangan terhadap hak-hak warga Muslim, merujuk pada penggerebekan polisi baru-baru ini pada sebuah masjid di ibu kota Jerman, Berlin, yang dia kecam pada Jumat (23/10/2020).
Presiden Turki juga menuduh Prancis terlibat dalam pendudukan Armenia selama puluhan tahun di wilayah Nagorno-Karabakh, Azerbaijan.(*)
Sumber: Anadolu Agency
Baca juga: Umat Islam di Timur Tengah Bersatu, Seruan Boikot Produk Prancis Meluas
Baca juga: Prancis Sebut Seruan Boikot Produknya, Pekerjaan Minoritas Radikal
Baca juga: Kapal Pengangkut 768 Karung Bawang Merah dari Thailand ke Aceh Dirampas ke Negara