Breaking News:

Berita Banda Aceh

Lagi, Al-Farlaky Desak Pemerintah Selamatkan Nelayan Aceh di India

Nasib nelayan Aceh yang masih ditahan di India dan Myanmar kembali diangkat Anggota DPR Aceh yang juga Sekretaris Komisi V, Iskandar Usman Al-Farlaky

FOR SERAMBINEWS.COM
Sekretaris Komisi V DPR Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky 

Laporan Nasir Nurdin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Nasib nelayan Aceh yang masih ditahan di India dan Myanmar kembali diangkat oleh Anggota DPR Aceh yang juga Sekretaris Komisi V, Iskandar Usman Al-Farlaky.

“Kami minta Pemerintah Aceh tidak menutup mata terhadap nasib nelayan yang masih ditahan di India dan Myanmar,” tandas Al-Farlaky saat berbicara pada sidang paripurna DPR Aceh, Selasa (27/10/2020) siang. 

“Mereka rakyat kita. Sedangkan ABK KM Athiya sebanyak tiga nelayan yang ditahan sejak 7 September 2019 sudah dibebaskan,” kata Al-Farlaky di hadapan Ketua DPR Aceh Dahlan Djamaluddin, Wakil Ketua Safaruddin, Sekda Aceh Taqwallah, serta Forkimpa.

Menurut Iskandar, nelayan Aceh yang masih ditahan di India yaitu dari KM Mata Ranjau sebanyak tiga nelayan ditahan sejak 22 Maret 2019.

Baca juga: Viral Wanita Rekam Kekasihnya Selingkuh dengan Gadis Lain, Menangis Hingga Sebut tak Secantik Dia

Berikutnya dari KM Selat Malaka (19 nelayan) ditahan sejak 25 Desember 2019, dan KM BSK 45 (28 nelayan) ditahan sejak 3 Maret 2020.

Baca juga: Viral Dosen Kirim Pesan Masuk Kelas, Mahasiswa Balas Good Morning Ayang di Grub WhatsApp

"Sedangkan di Myanmar atas nama Jamaluddin dijatuhi hukuman 7 tahun," sebutnya.

Politisi Partai Aceh ini juga menyampaikan kepada Pemerintah Aceh bahwa ada informasi nelayan asal Myanmar juga ditahan di Aceh.

"Pak Sekda kita barter saja nelayan mereka dengan nelayan kita di sini," ujarnya. 

Baca juga: Disnak dan UPTD Jual Sapi Gemuk di Saree, Kepala UPTD IBI Saree Sebut Tidak Ada Lagi Sapi Kurus

Iskandar menegaskan, advokasi terhadap nelayan Aceh yang masih ditahan di luar negeri tidak boleh terhenti.

“Tidak boleh terputus, mereka sangat ingin pulang dan bertemu dengan keluarga.

Sinergitas semua lintas sektoral dibutuhkan untuk pembebasan nelayan kita ini," demikian Iskandar Usman Al-Farlaky. (*)

Baca juga: Waduh, Wajah Gadis Cantik Karyawati Bank Ini Mendadak Penuh Jerawat, Begini Awal Ceritanya

Penulis: Nasir Nurdin
Editor: Muhammad Hadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved