Rabu, 29 April 2026

Pasien Corona di Subulussalam Meninggal

BREAKING NEWS - Satu Lagi Pasien Positif Covid-19 di Subulussalam Meninggal

Baginda mengatakan penambahan kasus pasien covid-19 meninggal dunia tersebut berdasarkan keterangan Direktur RSUD Kota Subulussalam, dr Dewi Sartika

Penulis: Khalidin | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Subulussalam, Baginda Nasution, SH MM   

Baginda mengatakan penambahan kasus pasien covid-19 meninggal dunia tersebut berdasarkan keterangan Direktur RSUD Kota Subulussalam, dr Dewi Sartika Pinem.

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, seorang warga Kota Subulussalam meninggal dunia dan berdasarkan hasil swab dinyatakan positif Covid-19.

Informasi tersebut disampaikan Juru bicara Gugus Tugas Covid-19, Kota Subulussalam, Baginda Nasution, SH MM kepada Serambinews.com, Sabtu (31/10/2020).

Baginda mengatakan penambahan kasus pasien covid-19 meninggal dunia tersebut berdasarkan keterangan Direktur RSUD Kota Subulussalam, dr Dewi Sartika Pinem.

Dikatakan, pasien positif yang meninggal dunia pada tanggal 30 Oktober 2020  berinisia S, umur 67 tahun, jenis kelamin perempuan, asal Kecamatan Rundeng.

Menurut penjelasan dr Dewi, sebelum meninggal dunia almarhumah sempat dirawat di RSUD Kota Subulussalam.

Baca juga: Operasi Zebra Seulawah 2020, Polisi Tempel Stiker Ayo Pakai Masker  

Baca juga: Cara Agar Terhindar dari Penyakit Kronis & Sehat hingga Akhir Hayat, Lakukan Lima Kebiasaan Ini

Baca juga: Harga Cabai Merah di Aceh Selatan Naik dalam Seminggu Terakhir

Almarhumah dikabarkan masuk ke RSUD Subulussalam  24 Oktober 2020 dengan keluhan sesak napas dan apabila berbaring 3 bantal, kedua tangan dan kaki bengkak serta nyeri.

Selain itu almarhumah sekitar kurang lebih dua minggu mengalami susah tidur, demam, mudah capek, nyeri perut, mual, perut terasa kenyang.

Almarhumah dilaporkan memiliki riwayat penyakit terdahulu TB, paru dua tahun lalu, dispesia, PPOK excerbasi, 

Masih menurut Baginda, pada tanggal 25 Oktober 2020 pasien mengalami sesak napas,  batuk,  mual, muntah, demam, kedua tangan dan kaki bengkak dan nyeri, mudah capek/lelah, Diagnosa DD Pneumenia + dyspesia + CPC.

Kemudian tanggal 26 Oktober 2020 pasien mengalami sesak dan batuk, kedua kaki tangan dan badan kaki gatal-gatal, bengkak. Pada tanggal  27 Oktober 2020 pasien masih sesak, batuk, mual dan muntah.

Selanjutnya  28 Oktober 2020, pasien mengalami sesak,  berkurang muntah, seterusnya pasien rawat jalan dan pada tanggal 26 Oktober 2020 dilakukan swab.

Swab pasien dinyatakan positif Covid-19 hasil pemeriksaan Balitbangkes Aceh pada tanggal 27 Oktober 2020. “Pasien pun meninggal dunia pada tanggal 30 Oktober 2020 kemarin,” ujar Baginda. 

Terus meningkat

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved