Pasien Corona di Subulussalam Meninggal
BREAKING NEWS - Satu Lagi Pasien Positif Covid-19 di Subulussalam Meninggal
Baginda mengatakan penambahan kasus pasien covid-19 meninggal dunia tersebut berdasarkan keterangan Direktur RSUD Kota Subulussalam, dr Dewi Sartika
Penulis: Khalidin | Editor: Mursal Ismail
Baginda mengatakan penambahan kasus pasien covid-19 meninggal dunia tersebut berdasarkan keterangan Direktur RSUD Kota Subulussalam, dr Dewi Sartika Pinem.
Laporan Khalidin I Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, seorang warga Kota Subulussalam meninggal dunia dan berdasarkan hasil swab dinyatakan positif Covid-19.
Informasi tersebut disampaikan Juru bicara Gugus Tugas Covid-19, Kota Subulussalam, Baginda Nasution, SH MM kepada Serambinews.com, Sabtu (31/10/2020).
Baginda mengatakan penambahan kasus pasien covid-19 meninggal dunia tersebut berdasarkan keterangan Direktur RSUD Kota Subulussalam, dr Dewi Sartika Pinem.
Dikatakan, pasien positif yang meninggal dunia pada tanggal 30 Oktober 2020 berinisia S, umur 67 tahun, jenis kelamin perempuan, asal Kecamatan Rundeng.
Menurut penjelasan dr Dewi, sebelum meninggal dunia almarhumah sempat dirawat di RSUD Kota Subulussalam.
Baca juga: Operasi Zebra Seulawah 2020, Polisi Tempel Stiker Ayo Pakai Masker
Baca juga: Cara Agar Terhindar dari Penyakit Kronis & Sehat hingga Akhir Hayat, Lakukan Lima Kebiasaan Ini
Baca juga: Harga Cabai Merah di Aceh Selatan Naik dalam Seminggu Terakhir
Almarhumah dikabarkan masuk ke RSUD Subulussalam 24 Oktober 2020 dengan keluhan sesak napas dan apabila berbaring 3 bantal, kedua tangan dan kaki bengkak serta nyeri.
Selain itu almarhumah sekitar kurang lebih dua minggu mengalami susah tidur, demam, mudah capek, nyeri perut, mual, perut terasa kenyang.
Almarhumah dilaporkan memiliki riwayat penyakit terdahulu TB, paru dua tahun lalu, dispesia, PPOK excerbasi,
Masih menurut Baginda, pada tanggal 25 Oktober 2020 pasien mengalami sesak napas, batuk, mual, muntah, demam, kedua tangan dan kaki bengkak dan nyeri, mudah capek/lelah, Diagnosa DD Pneumenia + dyspesia + CPC.
Kemudian tanggal 26 Oktober 2020 pasien mengalami sesak dan batuk, kedua kaki tangan dan badan kaki gatal-gatal, bengkak. Pada tanggal 27 Oktober 2020 pasien masih sesak, batuk, mual dan muntah.
Selanjutnya 28 Oktober 2020, pasien mengalami sesak, berkurang muntah, seterusnya pasien rawat jalan dan pada tanggal 26 Oktober 2020 dilakukan swab.
Swab pasien dinyatakan positif Covid-19 hasil pemeriksaan Balitbangkes Aceh pada tanggal 27 Oktober 2020. “Pasien pun meninggal dunia pada tanggal 30 Oktober 2020 kemarin,” ujar Baginda.
Terus meningkat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/baginda-nasution-sampaikan-update-corona.jpg)