Breaking News:

Berita Aceh Besar

Satpol PP dan WH Aceh Besar Razia Obyek Wisata Pasir Putih dan Lhokme, 49 Pengunjung Terjaring

Dalam razia itu, sebanyak 49 orang terjaring lantaran melanggar Qanun Syariat Islam dan Protkes Covid-19.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Aceh Besar merazia lokasi obyek wisata Pasir Putih, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Minggu (1/11/2020). 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Aceh Besar kembali merazia lokasi obyek wisata Pasir Putih dan Lhokme, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Minggu (1/11/2010).

Razia kali ini juga langsung dipimpin Kepala Seksi (Kasi) WH Satpol PP Aceh Besar, Nursalim SAg bersama puluhan personel lainnya.

Dalam razia itu, sebanyak 49 orang terjaring lantaran melanggar Qanun Syariat Islam dan Protkes Covid-19.

Kasatpol PP dan WH Aceh Besar, M Rusli Ssos MAP kepada Serambinews.com, Minggu (1/11/2020), mengatakan, razia tersebut dalam rangka pengawasan Qanun Syariat Islam.

Selain itu, lanjut dia, operasi di Pantai Pasir Putih dan Lhokmee itu juga merupakan pelaksanaan Perbup Nomor 24 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan aturan hukum bagi pelanggar Protkes Covid-19.

Baca juga: Pusat Peringatan Pembunuhan Massal di Prancis Dirusak, Warga Armenia Marah

Baca juga: Polisi Kanada Tangkap Pria Bersenjatakan Pedang Jepang, Setelah Menewaskan Dua Orang

Baca juga: Demonstran Bakar Patung Presiden Prancis, Emmanuel Macron Beri Penjelasan di Aljazeera

Dalam razia dengan melibatkan jumlah personel 45 orang ini, sebut dia, terjadi 14 orang yang melakukan pelanggaran busana yakni berpakaian ketat, tidak berjilbab, lima pasangan nonmuhrim, dan pelanggaran Protkes Covid-19 ada 30 orang.

"Mereka semua didata dan diberikan pembinaan agar tidak terulang lagi pelanggaran Qanun Syariat Islam tersebut, khususnya Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2002 tentang pelaksanaan syariat Islam di bidang aqidah, ibadah, dan syiar Islam," tegasnya.

"Kemudian, Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah Pasal 23 dan 24 tentang khalwat dan ikhtilath, juga aturan Perbup Nomor 24 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan aturan hukum," pungkas Kasatpol PP dan WH Aceh Besar.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved