Selasa, 5 Mei 2026

Berita Pidie Jaya

187 Bides di Pidie Jaya Pantau Kesehatan Warga Program Gencar Covid-19

Sebanyak 187 Bidan Desa (Bides) di delapan kecamatan di Pidie Jaya (Pijay) terhitung 1 sampai 10 November 2020 melakukan pemantauan penerapan...

Tayang:
Penulis: Idris Ismail | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Tenaga Bidan Desa di Pidie Jaya diampingi personel TNI melakukan tes suhu badan guna mengatahui kesehatan fisik warga di Kecamatan Meureudu dalam program Gencar, Selasa (3/11/2020). 

 

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya

 

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Sebanyak 187 Bidan Desa (Bides) di delapan kecamatan di Pidie Jaya (Pijay) terhitung 1 sampai 10 November 2020 melakukan pemantauan penerapan program Gerakan Tenaga Kesehatan Cegah (Nakes) Cegah Covid-19 atau gencar sebagai langkah untuk mendeksi warga dari pengaruh virus Corona ditingjat paliang dasar atau gampong-gampong.

Plt Kepala Dinas Keaehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Pijay, Eddy Azwar SKM MKes kepada Serambinews.com, Selasa (3/11/2020) mengatakan, pelibata  sebanyak 187 Bides yang menaungi di 12 Puskesmaa dalam delapan kecamatan di Pijay ini selama 10 hari (1 sampaib10 November) sebagai masa isolasi mandiri guna melakukan pengkajian data kesehatan masyarakat terhadap gelaja penyakit terhadap kriteria virus Covid-19.

"Para Bides yang ditugaskan melakukan pemantauan terhadap  warga di setiap gampong  yang memiliki bergejala Infeksi Saluran Pernafasan ( ISPA) gejala batuk serta beberapa jenis penyakit lainnya yang mengarah ke Covid-19 untuk dapat dijadikan laporan secara berantai yang duteruskan ke Puskesnas dan juga laporan ini oleh Puskesmas di teruskan ke Dinkes KB," ujarnya.

Menurut Juru Bicara (Jubir) tim gugus tugas kabupaten Pijay itu bahwa dengan  dasar laporan data ini pihak Dinas bersama tim (Gugus Tugas Covid-19) dapat segera melakukan  tindakan penaganan kepada masyarakat agar penyerbaran virus ini dapat ditekan sedini mungkin guna memutuskan mata rantai ditengah masyarakat.

Mungkin selama ini kurang terdeteksi sehingga dengan adanya langkah pelibatan 186 Bides di garda terdepan di tingkat paling bawah atau gampong-gampong supaya dapat mereka secara terperinci warga yang mengalamai gejala yang mengarah pada virus tersebut

Pada intinya para Bides yang diterjunkan kelapangan dapat membuat laporan saban hari pada setiap pukuk 15.00 WIB dan meneruskan ke Puskesmas pada setiap pukul 16.00 WIB serta diteruskan ke Dinas selang satu jam kemudian atau persisnya pada setiap pukul 17.00 WIB.

"Intinya semua laporan ini menjadi referensi kuat Dinas guna disampaikan ke Dinkes Provinsi Aceh," jelasnya.(*)

Baca juga: Viral Kisah Kocak Kucing Sudah Tiga hari Hilang, Begitu Pulang Malah Bawa Catatan Utang

Baca juga: Dinas Kominfo Abdya Dibentuk, Sekretariat Korpri Dihapus dan RSUTP Jadi UPTD di Bawah Dinkes

Baca juga: Orang Terkaya India Kehilangan Harta Rp 99 Triliun Lebih, Turun ke Posisi 9 Orang Terkaya di Dunia

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved