Senin, 4 Mei 2026

Internasional

Senator Republik Kembali Kritik Trump, Komentar Sang Presiden Semakin Gila

Sejumlah anggota parlemen dari Partai Republik, Jumat (6/11/2020) kembali mengkritik keras Presiden AS Donald Trump.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/CHIP SOMODEVILLA / GETTY IMAGES AMERIKA UTARA
Presiden AS Donald Trump berbicara di ruang briefing Gedung Putih untuk membuat berbagai tuduhan ke Partai Demokrat pada Kamis (5/11/2020). 

Kicauan Trump pada Kamis pagi yang menyatakan kemenangan dan menyerukan kepada para pejabat untuk "HENTIKAN PENGHITUNGAN" adalah ujian tentang seberapa kuat dia menjaga.

Agar Partai Republik sejalan ketika dia mencoba menantang proses pemungutan suara di pengadilan.

Sebelum pidato Trump di ruang rapat Gedung Putih, beberapa anggota Partai Republik menantang upayanya untuk menghentikan penghitungan suara di Pennsylvania dan negara bagian lainnya.

Baca juga: Menlu Jerman Minta Capres AS Menahan Diri Sampai Hasilnya Diumumkan

Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell, sekutu Trump yang memenangkan pemilihan ulang Selasa di Kentucky, mengatakan kepada wartawan bahwa:

"Mengklaim Anda telah memenangkan pemilihan berbeda dengan menyelesaikan penghitungan."

Kantornya menolak berkomentar setelah pidato Trump pada Kamis.

Senator Lisa Murkowski dari Alaska, mendesak semua orang untuk bersabar atas hasil akhirnya.

"Sangat penting bagi kami untuk memberikan waktu kepada pejabat pemilu untuk menyelesaikan pekerjaan mereka, dan kami memastikan semua surat suara yang sah diizinkan dan dihitung, '' katanya dalam sebuah pernyataan.

Will Hurd, seorang Republikan Texas yang tidak mengupayakan pemilihan kembali, menyebut komentar Trump tentang korupsi berbahaya dan salah.

''Pernyataan Trump merusak proses politik AS dan fondasi utama bangsa ini dibangun, '' kata Hurd.(*)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved