Breaking News:

Kajian Islam

Orang Tua Hati-Hati, Bisa Dzalim Larang Anak Nikah Langkahi Kakak, Simak Penjelasan Buya Yahya

Buya menyampaikan, jika ada orang tua yang melarang sang adik menikah agar tidak melangkahi kakaknya, sementara adiknya sudah bergejolak syahwat, maka

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Safriadi Syahbuddin
FACEBOOK/BUYA YAHYA
Buya Yahya 

SERAMBINEWS.COM - Tradisi melarang anak (sebagai adik) menikah lebih dahulu dari kakaknya memang masih ada di beberapa bagian di wilayah Indonesia. 

Dengan berbagai alasan, para orang tua dalam hal ini melarang si adik menikah meski sudah mantap dengan pasangannya, agar tidak melangkahi kakak.

Bahkan ada sebagian diantaranya yang meyakini tradisi jika hal itu tetap dilakukan, maka si kakak akan lama bertemu dengan jodohnya.

Tradisi seperti ini mungkin masih kental diterapkan di beberapa suku atau daerah di Indonesia.

Padahal, boleh jadi si adik sudah benar-benar serius untuk menikah dan pasangannya pun merupakan orang yang menurutnya adalah pilihan yang tepat.

Akan tetapi, niat mereka menjadi terhalang karena larangan dari orang tua.

Baca juga: Ustadz Abdul Somad Ulas Soal Hukum Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Baca juga: Video Panas Diduga Mirip Gisel Viral, Apa Hukumnya Menonton? UAS dan Buya Yahya: Haram!

Lalu, bagaimanakah hukum orang tua yang melarang anaknya menikah dengan alasan tidak melangkahi kakaknya ?

Menurut Buya Yahya, memang ada sebagian orang tua yang melarang adik menikah lebih dahulu dari kakaknya.

Hal itu bukan karena hukum atau syariat, melainkan rasa kasihan orang tua pada sang kakak sehingga pernikahan adiknya diundur.

Akan tetapi, secara diam-diam, kata Buya Yahya, orang tua justru malah tidak kasihan pada sang adik.

Ini dijelaskan oleh Buya seperti dikutip dari unggahan kanal YouTube RadioQu berjudul '#36 Adik terlebih dahulu menikah | Buya Yahya Menjawab'.

"Dan para orang tua jangan siksa anak-anakmu dengan aturan-aturan yang tidak dibenarkan dalam syariat," terang Buya.

"Siapa yang lebih dahulu, nikah. Siapa yang lebih dahulu, menikah. Jangan sampai aturan itu, memang ada sebagian masyarakat seperti itu, tidak," lanjutnya.

Baca juga: Soal Penolakan UU Cipta Kerja di Sejumlah Wilayah Indonesia, Ini Tanggapan Buya Yahya

Buya menyampaikan, jika ada orang tua yang melarang sang adik menikah agar tidak melangkahi kakaknya, sementara adiknya sudah bergejolak syahwat, maka orang tua tersebut tergolong dzalim.

"Ini orang tua dzalim anda kalau menahan putri anda, adiknya, melarang adiknya menikah, sementara dia sudah bergejolak syahwat gara-gara kakaknya masih ada, anda dzalim kepada anak anda," papar Buya.

Buya melanjutkan, orang tua seharusnya memandang anak-anaknya sebagai seorang gadis atau wanita yang memiliki kebutuhan pribadi.

Jika seorang anak sekalipun statusnya sebagai adik sudah berani angkat suara berbicara urusan menikah, maka dapat dipahami bahwa kebutuhan pribadinya sudah mendesak.

"Maka kalau anda sudah punya anak gadis biarpun itu urutan kelima, keempat sebelumnya belum menikah, dia sudah berani membicarakan urusan pernikahan berarti sudah mendesak urusan yang itu," tegas Buya seperti dikutip dalam tayangan video kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Baca juga: Ibu Muda Diperkosa, Rangga Mati Syahid Bela Kehormatan Ibunya, Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

"Dan itu tidak bisa diwakilkan jika tidak ada jalan halal, adanya jalan haram, nauudzubillah," sambungnya.

Buya mengingatkan, berhati-hatilah bagi orang tua yang tetap melarang anaknya itu menikah.

Karena dikhawatirkan sang anak bisa terjerumus untuk menjalin hubungan atau bahkan memasuki wilayah zina.

Jika hal itu terjadi, orang tua juga akan mendapat bagian dari dosa yang didapat oleh sang anak.

Hal lain yang diperingatkan oleh Buya yakni untuk tidak mempersulit pernikahan anak jika tidak ingin masalahnya dipersulit.

Hal itu oleh Buya berdasarkan ancaman dari Nabi Muhammad. Saw.

"Nabi pernah mengancam, 'Ya allah persulitlah orang-orang yang mempersulit orang lain'. Orang tua yang mempersulit urusan pernikahan anaknya, akan dipersulit urusannya oleh Allah Swt," tutup Buya Yahya.

Hukum larangan menikah langkahi kakak

Mengenai hukum larangan nikah melangkahi kakak, dai yang juga pengasuh dari Lembaga Pengembangan Dakwah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah ini lewat sebuah tayangan video yang diunggah oleh kanal YouTube Al-Bahjah juga memberi penjelasan bahwa hal itu sebenarnya tidak ada dalam ketentuan syariat Islam.

Hal itu sebagaimana dikutip dari penjelasannya dalam video berjudul 'Bolehkah Menikah Mendahului Kakak ? - Buya Yahya Menjawab' yang diunggah lewat kanal YouTube tersebut.

Yang ada, kata Buya, adalah perintah untuk menikah bagi siapapun yang sudah sampai waktunya.

Meskipun hal itu membuat seseorang harus melangkahi kakaknya.

"Tidak ada larangan melangkahi kakaknya," kata Buya.

"Akan tetapi justru ada anjuran kalau seorang adek ternyata sudah bergolak syahwatnya, takut terjerumus ke dalam zina masuk ke wilayah wajib, maka wajib bukan sekedar boleh, wajib melangkahi kakaknya," Sambungnya.

Menurut pandangan Buya, mungkin saja si kakak tidak memiliki niat untuk menikah.

Maka perkara itu seharusnya tidak membuat adiknya menjadi korban lantaran menunggu sang kakak yang belum juga menikah.

(Serambinews.com/Yeni Hardika)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved