Jumat, 12 Juni 2026

Luar Negeri

Janji Joe Biden Terhadap Muslim Amerika Serikat dan Dunia, Ini Beberapa Programnya

Dikethaui, 13 negara tersebut adalah mayoritas berpenduduk Muslim ataupun berkebangsaan Afrika.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
JIM WATSON / AFP
Kandidat Presiden dari Partai Demokrat Joe Biden dan Senator AS dan kandidat Wakil Presiden, Kamala Harris di Wilmington, Delaware, pada 5 November 2020. 

SERAMBINEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Joe Biden telah berjanji akan mencabut larangan bepergian yang diterapkan pemerintahan presiden AS Donald Trump dari 13 negara.

Larangan pun akan dicabut tepat di hari pertama Joe Biden menjabat.

Dikethaui, 13 negara tersebut adalah mayoritas berpenduduk Muslim ataupun berkebangsaan Afrika.

Melansir Aljazeera, Minggu (8/11/2020) pada Oktober lalu Biden sempat berjanji untuk mendorong para politisi pembuat UU untuk memerangi meningkatnya kejahatan rasial di AS.

"Sebagai presiden, kelak saya akan bekerja sama dengan Anda untuk mengoyak racun kebencian dari masyarakat kita agar bisa menghormati kontribusi Anda untuk mencari gagasan-gagasan Anda.

Pemerintahan saya akan hadir sebagai Amerika dengan Muslim Amerika melayani di setiap tingkatan," ujar Biden.

Dia juga menambahkan janjinya, "Di hari pertama (menjabat) saya akan mengakhiri aturan inkonstitusional Trump yang melarang Muslim."

Baca juga: Joe Biden Sebut Penolakan Trump Memalukan, Bersumpah Terus Bergerak Maju ke Gedung Putih

Baca juga: Arab Saudi Bakal Hadapi Tindakan Keras Joe Biden, Seusai Hubungan Nyaman Dengan Donald Trump

Janji-janji Biden untuk komunitas Muslim

Melalui situs Joe Biden, berikut ini beberapa program yang akan dilakukan Biden terhadap komunitas Muslim AS dan dunia.

1. Mengakhiri larangan perjalanan negara mayoritas muslim di hari pertama menjabat.

2. Memerintahkan Departemen Kehakiman untuk fokus menambahkan sumber daya dalam memerangi kejahatan rasial berbasis agama.

3. Memastikan berbagai suara Muslim-Amerika didengar di pemerintahan Biden.

4. Memperluas layanan perawatan kesehatan untuk Muslim Amerika terlepas dari pendapatan ataupun ras mereka.

5. Melakukan investasi dalam mobilitas perekonomian Muslim Amerika dengan meningkatkan upah minimum federal sebanyak 15 dollar AS, memperkuat sektor publik dan swasta serta mengatasi kesenjangan pendapatan.

6. Mengecam pelanggaran hak asasi manusia (HAM) secara global termasuk terhadap Muslim Uyghur di China dan Muslim Rohingya di Burma.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved