Jumat, 12 Juni 2026

Tips Kesehatan

Memasuki Musim Hujan, Ini Deretan Makanan yang Harus Dikonsumsi dan Dihindari Anak-anak

Ada makanan tertentu yang harus dihindari orang tua untuk diberikan kepada anaknya karena dapat memicu gejala pilek, flu atau mengentalkan lendir.

Tayang:
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Mursal Ismail
brightside.me
Ilustrasi permen 

Ada makanan tertentu yang harus dihindari orang tua untuk diberikan kepada anaknya karena dapat memicu gejala pilek, flu atau mengentalkan lendir.

SERAMBINEWS.COM - Memasuki bulan-bulan musim hujan membuat anak-anak jauh lebih rentan terhadap penyakit dibanding orang dewasa.

Beberapa penyakit yang biasanya menyerang anak-anak saat musim hujan atau dingin, seperti flu, batuk dan pilek. 

Di musim dingin, asupan energi harian cenderung meningkat untuk semua pria, wanita dan anak-anak guna mengatasi dingin dan meningkatkan kekebalan terhadap flu dan pilek, yang lazim selama ini.

Para ahli menyarankan bahwa kebiasaan makan akan berubah selama musim dingin karena tubuh membutuhkan lebih banyak makanan.

Makanan tersebut nantinya akan membuat tubuh tetap hangat lebih lama, melawan infeksi, rendah kalori untuk mencegah penambahan berat badan dan bergizi untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan sang anak.

Juga, ada makanan tertentu yang dihindari saat memasuki musim dingin.

Makanan yang harus disertakan saat musim dingin

Seperti mengutip Boldsky, Rabu (11/11/2020), berikut makanan yang harus disertakan dan dihindari dalam makanan musim dingin untuk anak-anak:

Baca juga: Moms, Berikut 14 Tips Sederhana agar Bayi Anda Tidur Lelap tanpa Perlu Diayun-ayun dan Digendong

1. Kacang

Kacang adalah makanan padat nutrisi dengan banyak senyawa bioaktif.

Kacang mengandung senyawa fenolik, protein berkualitas tinggi, fitosterol dan serat yang membantu mengurangi kejadian peradangan, kolesterol tinggi, kanker dan banyak penyakit lainnya.

Karena rasa lapar lebih sering terjadi selama musim dingin, kacang membantu menjauhkannya lebih lama untuk mencegah penambahan berat badan dan juga memberikan kehangatan pada tubuh.

Waspadai alergi kacang pada anak-anak.

Beberapa contoh kacang-kacangan meliputi: kacang brazil, kacang pikan, Kacang hazel, Kenari, kacang pistasi, kacang mete dan kacang almond.

2. Vitamin C

Menurut sebuah penelitian, vitamin C secara signifikan tinggi pada buah dan sayuran musim dingin.

Vitamin esensial ini berperan besar mencegah penyakit pernapasan seperti asma dan menggigil pada anak-anak, yang lebih sering terjadi selama musim dingin.

Beberapa contoh buah dan sayuran bervitamin C, seperti jeruk, bayam, kentang, jeruk bali, brokoli, kiwi dan buah Berries.

Baca juga: Sudah Menikah, Namun tak Kunjung Mendapat Momongan? Ini 13 Tips Agar Moms Cepat Hamil

3. Protein nabati

Sayuran yang kaya protein membantu meningkatkan kekebalan tubuh selama musim dingin.

Sayuran kaya antioksidan dan memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu melindungi kita dari pilek dan flu, sekaligus memberi kita kehangatan.

Beberapa contoh protein nabati meliputi: Akar bit, kacang hijau, lobak, wortel, bayam, kacang polong, dan lentil (direbus).

4. Asam lemak omega-3

Selama musim dingin, kulit cepat kering dan Anda mungkin mengalami kerontokan rambut sampai batas tertentu pada anak-anak Anda.

Asam lemak omega-3 meningkatkan hidrasi kulit dan meminimalkan munculnya jerawat, sekaligus melembutkan kulit dan mengurangi iritasi.

Selain itu, asam lemak omega-3 juga membantu mengurangi rambut rontok karena sifat anti-inflamasi.

Banyak penelitian juga menunjukkan manfaat asam lemak omega-3 dalam mencegah timbulnya pilek, batuk, dan asma selama musim dingin.

Baca juga: Simak, 6 Manfaat Konsumsi Jus Mentimun untuk Kesehatan Mata Hingga Pernafasan

Contoh makanan yang kaya omega-3 meliputi: Ikan air dingin seperti mackerel, salmon, tuna. Minyak tumbuhan seperti minyak kanola. Kenari, biji seperti biji chia dan biji rami.

5. Serat makanan

Serat selama musim dingin membantu menyeimbangkan asupan kalori ekstra tanpa mengorbankan rasa lapar.

Menambahkannya ke makanan musim dingin Anda membantu meningkatkan kekebalan, mencegah pilek dan flu, meningkatkan hidrasi kulit, dan memerangi masalah pencernaan.

Beberapa contoh makanan kaya serat makanan meliputi: Delima, kubis, sayuran umbi seperti lobak dan ubi, buah pir, labu musim dingin dan bawang bajra.

Makanan yang harus dihindari anak-anak selama musim dingin

Ada makanan tertentu yang harus dihindari orang tua untuk diberikan kepada anaknya karena dapat memicu gejala pilek atau flu atau mengentalkan lendir dan memperburuk kondisi.

Makanan tersebut meliputi:

Baca juga: Ternyata Air Rebusan Serei Bermanfaat Menjaga Kesehatan Mulut hingga Turunkan Kolesterol

1. Makanan manis

Makanan yang sarat gula memang sangat menggoda untuk anak-anak, tetapi makanan tersebut dapat menurunkan sebagian besar kekebalan dan meningkatkan risiko penyakit tertentu seperti diabetes, obesitas, dan kolesterol tinggi.

Contoh makanan manis tersebut meliputi es krim, minuman dingin, susu cokelat dan permen.

2. Produk susu

Produk susu diketahui memicu sekresi dahak selama musim dingin atau menyebabkan penebalan dahak, jika sudah ada.

Faktor-faktor ini dapat mengiritasi tenggorokan anak Anda dan membuatnya tidak nyaman.

Beberapa contoh produk susu meliputi: susu, yogurt, dadih dan mentega.

3. Makanan histamin

Histamin adalah bahan kimia tubuh yang berhubungan dengan reaksi inflamasi dan alergi.

Histamin secara alami ditemukan dalam makanan tertentu dan konsumsinya yang tinggi dapat memicu reaksi peradangan dan menyebabkan gejala seperti bersin, batuk, dan gatal.

Beberapa contoh makanan histamin meliputi: Daging asap, kerang, produk susu fermentasi dan terong. (Serambinews.com/Firdha Ustin)

Baca juga berita populer lainnya

Baca juga: Sosok Putri Habib Rizieq Shihab, Syarifah Najwa Shihab yang Akan Menikah, Ini Nama Calon Suaminya

Baca juga: Janji Joe Biden Terhadap Muslim Amerika Serikat dan Dunia, Ini Beberapa Programnya

Baca juga: Viral Pria Kehilangan Laptop di KRL dan Menangis Minta Dikembalikan, PT KCI Ungkap Fakta Ini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved