Breaking News
Kamis, 23 April 2026

Luar Negeri

Sering Diajak Main Tebak Rasa, Pria Ini Lakukan Hal Mengerikan Pada Dua Anak Tirinya Selama 6 Tahun

Kedua gadis kecil itu telah berkali-kali dianiaya dan menderita dalam diam karena tindakan yang dilakukan oleh ayah tiri mereka.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Mursal Ismail
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi tindakan asusila terhadap anak 

Kedua gadis kecil itu telah berkali-kali dianiaya dan menderita dalam diam karena tindakan yang dilakukan oleh ayah tiri mereka.

SERAMBINEWS.COM - Seorang pria asal Singapura, yang juga bekerja sebagai juru kamera lepas, telah melakukan tindakan asusila terhadap dua anak perempuan istrinya alias anak tirinya selama enam tahun.

Kedua gadis kecil itu telah berkali-kali dianiaya dan menderita dalam diam karena tindakan yang dilakukan oleh ayah tiri mereka.

Melansir dari Eva.vn, Rabu (11/11/2020), Pengadilan Tinggi Singapura menyebutkan, sejak 2010, pria tersebut telah mengenal ibu dari dua anak perempuannya.

Ibu kedua anak itu merupakan seorang wanita yang telah bercerai dari suami pertamanya.

Karena orang tua mereka bercerai sejak kecil, kedua gadis itu sudah menganggap pria tersebut seperti ayah kandung dan memanggilnya ayah.

Pria itu terkadang tinggal di apartemen dan tidur satu kamar dengan mereka.

Hingga akhir 2014 dan awal 2015, ia memutuskan menetap di apartemen itu dan tinggal bersama istrinya, saudara perempuan, kakak laki-laki, dan kedua anak perempuan tersebut.

Baca juga: Kronologi Janda Dua Anak Tewas Dibunuh Pria Tetangga, Pelaku Beraksi saat Korban Tidur, Ini Motifnya

Baca juga: Orangtua Harus Waspada! Pelaku Kejahatan Seksual pada Anak Dominan Orang Dekat, Ini Jumlah Kasusnya

Dalam persidangan, pada tahun 2012 itu terungkap ayah tiri ini mulai melakukan pelecehan seksual terhadap putri tertua istrinya, yang berumur antara 10-11 tahun, ketika dia berada di Sekolah Dasar kelas 5.

Saat itu, keluarganya tidur bersama di ruang tamu.

Ayah tiri tersebut melakukan berbagai tindakan asusila padanya, termasuk menyentuh alat vitalnya.

Saat itu, anak yang berusia antara 10-11 tahun itu merasa sangat marah dan takut, tetapi dia tidak tahu harus berbuat apa untuk menghentikan tindakan ayah tirinya.

Suatu ketika, ayah tirinya itu memaksa dirinya untuk berhubungan badan dengannya melalui permainan tebak-tebakan.

Dia menutupi mata gadis kecil itu dan memasukkan berbagai bumbu ke mulutnya untuk ditebak, tapi kenyataannya ini hanya tipuan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved