Update Corona di Aceh
Gubernur Aceh Nova Iriansyah Berbagi Pengalaman Tangani Covid-19 Dalam Tiga Gelombang
Sejak virus itu merebak di Indonesia, Aceh termasuk salah satu provinsi yang berhasil mengendalikan penyebarannya.
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Mursal Ismail
Sejak virus itu merebak di Indonesia, Aceh termasuk salah satu provinsi yang berhasil mengendalikan penyebarannya.
Laporan Fikar W Eda | Jakarta
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, berbagi pengalaman Pemerintah Aceh menangani Covid-19 di Aceh dalam tiga gelombang.
Sejak virus itu merebak di Indonesia, Aceh termasuk salah satu provinsi yang berhasil mengendalikan penyebarannya.
Pengalaman Aceh itu diutarakan Gubernur Nova Iriansyah dalam Focus Group Discussion (FGD) penanganan Covid-19 di Aceh, dengan Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia ( SKSG UI), secara virtual, Jumat, (13/11/2020).
Gubernur menyampaikan, gelombang pertama dimulai Januari sampai Juli 2020, Pemerintah Aceh telah melakukan beberapa langkah strategis.
Di antaranya memulangkan mahasiswa Aceh yang terjebak lockdown di Kota Wuhan dan daerah lain di China.
Baca juga: Suami Seret Istri Sejauh 3 Meter Gara-gara Tak Mau Dilayani, Tangan Korban Sampai Bengkok
Baca juga: Pengacara Trump Tarik Diri Dalam Gugatan Penipuan Pemilu di Pennsylvania
Baca juga: Terkait Kasus Video Syur, Gisella Anastasia Bakal Diperiksa Polisi Pekan Depan
"Kasus pertama ditemukan di Aceh pada 26 Maret 202, hingga April, tercatat 5 orang terpapar Covid-19.
Selanjutnya pada bulan Mei menjadi 20 orang dan bulan Juni menjadi 80 orang, meningkat 400 persen)," katanya.
Nova merincikan, Pemerintah Aceh telah melakukan berbagai langkah dan strategi pada gelombang pertama, diantaranya 26 Januari 2020 pembentukan Posko Siaga di Aceh dan Jakarta.
Kemudian, tambahnya, 22 Maret 2020, menginstruksikan bupati/walikota menutup tempat keramaian, penunjukan 13 Rumah Sakit Rujukan Covid-19.
Pada 31 Maret 2020 disiapkan fasilitas ruangan perawatan Pinere di RSUDZA, Banda Aceh.
"Kemudian 31 Maret 2020 kita menetapkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
Dan 16 April 2020 penggunaan BTT Penanganan Covid-19, serta launching laboratorium Balitbangkes Aceh (RT-PCR)," kata Nova.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/gubernur-nova-iriansyah-dalam-fgd-penanganan-covid-19-di-aceh.jpg)