Breaking News:

Internasional

Presiden China Akhirnya Beri Selamat ke Joe Biden, Sinyal Perubahan Kebijakan AS Yang Keras

Presiden China Xi Jinping akhirnya menjadi salah satu negara besar terakhir yang memberi ucapan selamat kepada Presiden terpilih AS Joe Biden.

AFP/STR
Presiden China Xi Jinping menyampaikan pidato melalui video conference saat membuka China International Import Expo (CIIE) ke-3 di sebuah pusat media di Shanghai, China pada 4 November 2020. 

SERAMBINEWS.COM, BEIJING - Presiden China Xi Jinping akhirnya menjadi salah satu negara besar terakhir yang memberi ucapan selamat kepada Presiden terpilih AS Joe Biden.

Ucapan itu diperkirakan akan membuat ada perubahan pada kebijakan AS dalam konflik dengan Beijing terkait perdagangan, teknologi, dan keamanan.

China, bersama dengan Rusia, menghindari bergabung dengan pemimpin dunia yang memberi selamat kepada Biden akhir pekan lalu.

Setelah dia dan pasangan wakil presiden Kamala Harris mendapatkan cukup suara Electoral College untuk menggulingkan Presiden Donald Trump, lansir AP, Jumat (13/11/2020).

"Kami menghormati pilihan rakyat Amerika," kata juru bicara kementerian luar negeri, Wang Wenbin.

"Kami mengucapkan selamat kepada Tuan Biden dan Nona Harris," katanya,

Wang tidak memberikan alasan untuk penundaan tersebut tetapi berkata, hasilnya akan dikonfirmasi sesuai dengan hukum dan prosedur AS.

Hubungan AS-China telah jatuh ke level terendah dalam beberapa dekade di tengah perang tarif atas ambisi teknologi Beijing dan surplus perdagangan.

Tuduhan mata-mata dan ketegangan atas hak asasi manusia, pandemi virus Corona, Hong Kong dan kendali atas Laut China Selatan.

Baca juga: Pendukung Trump Terkemuka, Evangelis Jeffress Mengakui Kemenangan Joe Biden

Trump menyebut China sebagai ancaman keamanan dan memberlakukan pembatasan ekspor dan sanksi lain terhadap perusahaan China.

Halaman
1234
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved