Breaking News:

Berita Simeulue

Ini yang Dilakukan DLH Simeulue untuk Mengurangi Sampah

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Simeulue, Dodi Juliardibas MM, mengatakan salah satu yang sedang pihaknya lakukan adalah menyosialisasikan

Penulis: Sari Muliyasno | Editor: Mursal Ismail
DLH Simeulue  
Plt Kadis DLH Kabupaten Simeulue (kanan) mendengarkan arahan dari tim pengelolaan sampah dan limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) DLHK Provinsi Aceh, di TPA Suak Buluh, Simeulue Timur, beberapa waktu lalu. 

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Simeulue, Dodi Juliardibas MM, mengatakan salah satu yang sedang pihaknya lakukan adalah menyosialisasikan pengurangan sampah kepada masyarakat.  

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Simeulue sedang giat-giatnya mengurangi volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Program itu juga dalam rangka mendukung sosialisasi Aceh bebas sampah 2020. 

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Simeulue, Dodi Juliardibas MM, mengatakan salah satu yang sedang pihaknya lakukan adalah menyosialisasikan pengurangan sampah kepada masyarakat.  

Caranya tidak menggunakan wadah, seperti botol mineral, plastik atau yang banyak menimbulkan sampah saat acara besar daerah maupun acara besar di tengah masyarakat.

"Karena melalui acara-acara besar tadi banyak sekali mengundang sampah.

Kita imbau supaya dalam setiap acara besar hendaknya menggunakan gelas, kemudian untuk tempat makan tidak lagi pakai kotak nasi, dibuat secara prasmanan saja.

Tujuan kita, setelah acara selesai tidak mengundang sampah banyak," ujar Dodi kepada Serambinews.com, Senin (16/11/2020).  

Baca juga: Bus Berisi Penumpang Diserang Dengan Senjata Api, 34 Orang Meninggal Dunia

Baca juga: Rontokkan Papua Barat dan Kepri, Tim Fahmil Putri Aceh Melenggang ke Semifinal

Baca juga: Manfaat Mandi Pagi Pakai Air Dingin, Selain Bugar juga Menjaga Kecantikan, Simak Khasiatnya

Dalam mengurangi volume sampah, lanjut Dodi, belum lama ini juga pihaknya mendapat kunjungan dari tim pengelolaan sampah dan limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun-red) DLHK Provinsi Aceh.

Datang ke Simeulue untuk memberikan edukasi tentang pengolahan sampah dan mengurangi volume sampah rumah tangga.

"Memang dalam tahap-tahap pertama ini belum langsung terlihat. Namun jika dengan kesadaran tinggi maka hasilnya akan terlihat nanti.

Ilmu yang dibagikan oleh tim DLHK dari provinsi itu sangat bermanfaat sekali untuk kita terapkan, pertama sekali dari lingkungan pemerintah," tandasnya.

Ia menambahkan, selama ini volume sampah yang ditimbulkan dari setiap acara pemerintahan maupun masyarakat sangat banyak selain sampah dari rumah tangga.

Oleh karena itu, dengan tidak menggunakan wadah yang banyak mengundang sampah, maka sampah di TPA pasti berkurang. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved