Breaking News:

Berita Malaysia

Kisah Azlan Shah Kamaruzaman, Mantan Pembalap Moto2 Malaysia Terpaksa Jadi Pengantar Makanan

Mantan pembalap Moto2 asal Malaysia, Azlan Shah Kamaruzaman terpaksa membanting stir menjadi kurir pengantar makanan

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Instagram/@azlanshah25
Mantan pembalap Moto2 asal Malaysia, Azlan Shah Kamaruzaman terpaksa membanting stir menjadi kurir pengantar makanan. 

SERAMBINEWS.COM – Mantan pembalap Moto2 asal Malaysia, Azlan Shah Kamaruzaman terpaksa membanting stir menjadi kurir pengantar makanan.

Pandemi virus Corona telah membuat aspek ekonomi dunia menjadi terpuruk, baik di level bawah hingga atas.

Tak sedikit pula atlet-atlet yang pernah berlaga di tingkat nasional bahkan internasional turut merasakan dampak pukulan ini.

Azlan Shah Kamaruzaman, seorang pembalap Moto2 Malaysia, cukup dikenal oleh publik sebagai pembalap muda berbakat.

Saat musim balap nasional terhenti akibat wabah Covid-19, Azlan mengaku harus turun tangan membantu bisnis keluarganya dengan menjual nasi ayam penyet.

Tak hanya itu, ia juga harus mengantar pesanan ke rumah pelanggan di sekitar Kuala Lumpur dan Shah Alam, Selangor.

Bercerita kepada Harian Metro, Selasa (17/11/202), ia mengaku tidak malu menjadi seorang pengantar makanan.

Baca juga: Bos AirAsia Tony Fernandes Jadi Driver Ojek Online Pengantar Makanan, Bakal Saingi Kompetitor

Baca juga: Trik di Masa Pandemi, Restoran Sushi di Jepang Jadikan Pria Sixpack Sebagai Pengantar Makanan

Bahkan dirinya senang melakukan pekerjaan yang memungkinkannya untuk terus mengendarai sepeda motor.

“Saya tidak malu (menjadi pengantar makanan). Ini bisnis keluarga saya,” katanya, dikutip dari Harian Metro, Rabu (18/11/2020).

“Saya senang bekerja seperti ini. Saya bisa mengendarai sepeda motor dan menjelajahi jalanan yang belum pernah saya lalui sebelumnya,” ujarnya.

Mantan pebalap Moto2 nasional 2013-2015 ini mengatakan, ia mendapat ide untuk menjadi pengantar makanan saat diberlakukannya Perintah Kawalan Pergerakan (PKP).

Pada saat itu, pemerintah melarang wargaya keluar untuk membeli makanan.

Jadi, dari situ ia terpikir untuk menjadi seorang pengantar makanan ke rumah pelanggan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved