Rabu, 22 April 2026

Internasional

Pengusaha Qatar Dikenal Kejam, Amnesty Minta Pemerintah Lindungi Pekerja

Para pengusaha Qatar sudah dikenal kejam terhadap para pekerja asing, terutama migran wanita yang bekera sebagai pembantu rumah tangga.

Editor: M Nur Pakar
AFP/GIUSEPPE CACACE
Gemerlapnya Ibu Kota Doha, Qatar pada malam hari pada 20 Desember 2019. 

Tetapi, akan menantang bagi pekerja untuk mengajukan keluhan tanpa mempertaruhkan pendapatan dan status hukum mereka.

Baca juga: Pejabat Bandara Qatar Periksa Paksa Penumpang Wanita, Dengan Alasan Bayi Ditemukan di Kamar Mandi

"Menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 dan memperkenalkan reformasi memperbaiki kondisi pekerja migran sejak 2017, ribuan pekerja di Qatar masih menghadapi pelanggaran ketenagakerjaan," tambahnya.

Laporan Amnesti terpisah menunjukkan banyak pekerja rumah tangga di Qatar yang terus bekerja sekitar 16 jam sehari tanpa hari libur.

Padahal ada undang-undang untuk membatasi shift hingga sepuluh jam dan menetapkan satu hari libur setiap minggu.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved