Internasional
Pengusaha Qatar Dikenal Kejam, Amnesty Minta Pemerintah Lindungi Pekerja
Para pengusaha Qatar sudah dikenal kejam terhadap para pekerja asing, terutama migran wanita yang bekera sebagai pembantu rumah tangga.
Tetapi, akan menantang bagi pekerja untuk mengajukan keluhan tanpa mempertaruhkan pendapatan dan status hukum mereka.
Baca juga: Pejabat Bandara Qatar Periksa Paksa Penumpang Wanita, Dengan Alasan Bayi Ditemukan di Kamar Mandi
"Menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 dan memperkenalkan reformasi memperbaiki kondisi pekerja migran sejak 2017, ribuan pekerja di Qatar masih menghadapi pelanggaran ketenagakerjaan," tambahnya.
Laporan Amnesti terpisah menunjukkan banyak pekerja rumah tangga di Qatar yang terus bekerja sekitar 16 jam sehari tanpa hari libur.
Padahal ada undang-undang untuk membatasi shift hingga sepuluh jam dan menetapkan satu hari libur setiap minggu.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/gemerlapnya-kota-doha-qatar-pada-malam-hari.jpg)