Lifestyle
Ini Sejarah dan Tradisi Khas Peringati Hari Thanksgiving di Amerika, Sudah Ada Sejak 1600-an
Tradisi modern Thanksgiving sebagian besar terkonsentrasi pada memasak makanan yang melimpah dan merayakan hari dengan keluarga dan teman.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Mursal Ismail
Pada November 1621, panen jagung pertama oleh para peziarah berhasil dilakukan yang membuat William Bradford, Gubernur pada saat itu, mengadakan pesta pesta yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut.
Belakangan, perayaan syukur menjadi praktik umum di antara permukiman New England.
- Menjadi hari libur nasional
Pada tahun 1789, George Washinton memproklamasikan Hari Thanksgiving pertama pada tanggal 26 November yang kemudian diubah menjadi setiap Kamis keempat bulan November oleh Abraham Lincoln yang juga mendeklarasikan hari tersebut sebagai Hari Libur Nasional pada tahun 1863 atas permintaan terus menerus dari seorang penulis produktif Sarah Josepha Hale.
- Tradisi Hari Thanksgiving: Makan Kalkun Hingga Sajian Khas Pai Apel dan Labu
Tradisi modern Thanksgiving sebagian besar terkonsentrasi pada memasak makanan yang melimpah dan merayakan hari dengan keluarga dan teman.
Pada hari ini, masyarakat mengucap syukur atas berkah panen yang baik di tahun tertentu dan juga untuk tahun sebelumnya dan makan kalkun panggang sebagai santapan.
Baca juga: Tips Menyimpan Sayuran Agar Tetap Segar Selama Berbulan-bulan, Simpan dalam Suhu Ideal
90 persen orang Amerika makan kalkun karena mereka percaya bahwa burung itu cukup besar untuk memberi makan seluruh keluarga.
Namun, makanan tradisional lainnya juga disertakan seperti kentang kepingan salju, pai labu, pai apel, sup tiram, permen, anggur dan lain-lain.
- Refleksi hal-hal positif
Mengutip Kompas.com, banyak orang-orang merayakan dan memanfaatkan Thanksgiving sebagai hari untuk merefleksikan hal-hal positif dalam kehidupan sembari bercengkerama dengan sanak saudara.
Hampir semua orang mendapatkan jatah libur dari institusi pendidikan dan pekerjaan.
Thanksgiving juga merupakan tanda dari dimulainya musim libur Hari Raya Natal.
Baca juga: Tips Sehat, Mencegah Serangan Jantung: Berhenti Merokok, Olahraga, hingga Jaga Kadar Kolesterol
- Thanksgiving sebagai hari “lebaran”
Semakin berkembangnya AS dan banyak anggota keluarga yang tinggal berjauhan, perayaan Thanksgiving menjadi waktu yang dimanfaatkan untuk berkumpul.
Perayaan pun telah berpindah jauh dari akar keagamaan yang memungkinkan para imigran dari berbagai latar belakang untuk berpartisipasi dalam tradisi tersebut. (Serambinews.com/Firdha Ustin)
Baca juga berita menarik lainnya
Baca juga: 57 Tahun Jadi Guru TK, Nenek Chamimah Akhirnya Dapat Gelar Sarjana di Usia 78 Tahun
Baca juga: VIRAL Pria Gelisah Tunggu Istri Melahirkan Anak Pertama, Mondar-mandir hingga Ditenangin Petugas RS
Baca juga: Viral Buah Anggur Premium Langka Seharga Jutaan Rupiah, Ukurannya Lebih Besar dari Telur Ayam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/peringatan-hari-thanksgiving.jpg)