Diego Maradona Meninggal
Maradona Meninggal Karena Serangan Jantung, Begini Komentar Pele
Diego Maradona meninggal pada usia 60 tahun setelah mengalami serangan jantung pada Rabu (25/11/2020) waktu setempat.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Zaenal
Legenda Brasil itu termasuk di antara sejumlah nama terkenal yang memberikan penghormatan kepada Maradona di media sosial setelah berita kematiannya.
Presiden Argentina, Alberto Fernandez telah mengumumkan tiga hari berkabung nasional setelah kepergian Maradona.
Sementara presiden UEFA, Aleksander Ceferin mengatakan keheningan satu menit akan dilakukan menjelang semua pertandingan Eropa dalam minggu ini.
Sosok Diego Maradona
Diego Maradona merupakan salah satu pemain sepak bola terbesar yang dilahirkan oleh Argentina.
Maradona yang lahir di Lanus, Buenos Aires, memulai karier sepak bolanya bersama Argentinos Juniors pada 1976.
Kemudian pada 1981, pemain kidal itu bergabung dengan salah satu klub top Negeri Tango, Boca Juniors.
Laporan Kompas.com meyebutkan, Maradona memulai petualangannya di Eropa ketika direkrut Barcelona pada 1982.
Baca juga: Legenda Argentina Maradona Jalani Operasi Otak, Ada Apa?
Di mana ia bermain selama dua musim di klub yang bermarkas di Stadion Camp Nou tersebut.
Namun, karier Maradona tak berjalan mulus di Spanyol. Ia kemudian hijrah ke Italia untuk membela Napoli pada 1984.
Di klub inilah Maradona meraih kesuksesan besar. Napoli dibawanya meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk dua scudetto Serie A, satu Coppa Italia, dan satu Piala UEFA (sekarang Liga Europa).
Tujuh musim berseragam Napoli, Diego Maradona sukses mencetak 115 gol dari 259 penampilan di semua kompetisi.
Keberhasilan Maradona mengangkat pamor Napoli di Italia dan Eropa membuatnya dipuja publik San Paolo.
Nama Diego Maradona pun layaknya dewa bagi klub berjulukan I Partenopei tersebut.
Selepas dari Napoli, Maradona sempat semusim kembali ke Spanyol dengan memperkuat Sevilla.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/diego-maradona-dan-pele.jpg)