Internasional
Pria Bersenjata Penyerang Kereta Api 2015 Diadili Ingin Bertobat, Hanya Targetkan Tentara AS
Pria bersenjata yang didakwa atas serangan kereta api 2015 yang gagal mengaku hanya menargetkan tentara AS.
El Khazzani mengatakan kepada pengadilan dia hanya bermaksud untuk menembaknya di tangan.
Drama di atas kereta tersebut digambarkan oleh para penyelidik sebagai salah satu rangkaian serangan terkait ISIS di Eropa.
“Dia menaruh kebencian di hati saya,” kata El Khazzani tentang Abaaoud.
Baca juga: Presiden Prancis Kritik The New York Times Atas Laporan Ekstremisme Islam
Dia mengatakan Abaaoud memberitahunya bahwa akan ada anggota Komisi Eropa di gerbong 12 dan tiga sampai lima tentara Amerika.
Terdakwa tidak dapat menjelaskan bagaimana dia diharapkan untuk mengenali mereka atau target lainnya.
Tidak ada pejabat Eropa yang dikenal di dalam kereta api.
Dia mengatakan dalam setiap peristiwa bahwa:
"Saya berubah pikiran" tentang membunuh orang lain dalam misinya."
Ditanya apakah dia telah bertobat, dia menjawab 'ya'.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ayoub-el-khazzani-penyerang-kereta-api-2015.jpg)