Breaking News:

Curhatan Wanita Berselingkuh dengan Bos Demi Naik Jabatan: Saya Merayunya dan Menipu Suamiku

Seorang wanita yang juga karyawati di sebuah perusahaan bercerita tentang perselingkuhannya dengan Bos agar bisa naik jabatan.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Istimewa via Tribun Medan
Ilustrasi - Suami sedang menutupi wanita selingkuhannya saat digerebek istri di kamar hotel. 

SERAMBINEWS.COM – Seorang wanita curhat bahwa ia ber selingkuh dengan Bos perusahaannya agar bisa naik jabatan.

Parahnya, wanita itu merayu Bos-nya dan mengajak melakukan hubungan intim.

Berusaha untuk mencapai puncak karier, wanita itu sampai menipu suaminya yang baru memulai bisnis toko kartu.

Per selingkuhan merupakan suatu tindakan kejahatan dan pengkhianatan terhadap hati seseorang.

Melansir dari The Sun, Jumat (27/11/2020) seorang wanita yang juga karyawati di sebuah perusahaan bercerita tentang perselingkuhannya dengan Bos agar bisa naik jabatan.

Wanita yang tak disebutkan namanya itu, saat ini berusia 33 tahun dan sudah memiliki seorang suami.

“Saya bekerja sebagai supervisor di sebuah pabrik makanan dan telah bekerja di perusahaan tersebut selama tiga tahun,” ujarnya.

Tahun 2019, suami wanita itu mendirikan sebuah toko untuk menjalankan bisnis kartu.

Tahun 2020 menjadi hantaman bagi bisnis suaminya, pandemi virus Corona telah membuat toko kartunya berjalan terseok-seok dan merugi.

Baca juga: Terciduk Selingkuh Dengan Istri Orang, Pria Ini Dimasukkan Dalam Kandang Babi Oleh Suami Sah

Baca juga: VIRAL Kekasih Kedapatan Selingkuh dengan Teman Sendiri, Ucap Terima Kasih dan Doakan Bahagia

Baca juga: Selingkuh Berujung Maut, Suami Bunuh Pacar Gelap Istri, Pelaku: Sudah Beberapa Kali Dipergoki

Pemerintah pun menggelontorkan bantuan bagi usaha yang terdampak Covid-19.

Karena tokonya masih terbilang baru, bisnis suami wanita itu tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah selama masa pandemi Covid-19.

“Suami saya mendirikan bisnisnya sendiri tahun lalu dengan menjalankan toko kartu, tetapi karena sangat baru, dia tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah,”

“Kami benar-benar merasakan hantaman secara finansial,” ujarnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved