Breaking News:

Tiyong Tak Ambil Pusing Sikap Miswar

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nanggroe Aceh (PNA) hasil Kongres Luar Biasa (KLB), Samsul Bahri Ben Amiren alias Tiyong

SERAMBITV.COM
Samsul Bahri alias Tiyong 

BANDA ACEH - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nanggroe Aceh (PNA) hasil Kongres Luar Biasa (KLB), Samsul Bahri Ben Amiren alias Tiyong, tidak mengambil pusing atas manuver yang dilakukan Sekjen partai tersebut, Miswar Fuady, yang kembali bergabung dengan PNA pimpinan Irwandi Yusuf.

"Saya tidak mengurusi sikap Sekjen. Saya fokus mengurusi SK hasil KLB tahun 2019 lalu. Nanti apakah pada akhirnya keluar SK atau tidak, kita lihat saja. Yang jelas, saya fokus ke situ dulu. Dalam SK hasil KLB Sekjennya Miswar Fuady juga," jelas Tiyong kepada Serambi, Kamis (3/12/2020).

Hal itu disampaikan Tiyong menanggapi sikap Miswar Fuady yang kembali bergabung dengan PNA hasil Kongres 2017. Miswar kini sudah diangkat kembali oleh Irwandi sebagai Sekjen partai tersebut setelah sebelumnya dipecat dari struktur partai. Sementara itu, Miswar Fuady mengaku bersedia kembali dalam kepengurusan PNA hasil Kongres 2017 semata-mata untuk menyelamatkan partai ke depan. Sebab, menurutnya, sejak terjadi dualisme kepemimpinan, roda organisasi partai menjadi macet total dan vakum.

Di sisi lain, SK perubahan kepengurusan PNA hasil KLB belum keluar dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh. Sehingga, SK kepengurusan yang masih berlaku saat ini adalah PNA hasil Kongres 2017 dengan Ketua Umum Irwandi Yusuf dan Sekjen Miswar Fuady.

Kendati demikian, Tiyong optimis SK tersebut akan keluar. Sebab, menurutnya, saat ini salinan putusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA) terkait kasus suap proyek yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2018 dengan terpidana mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, sudah turun.  "Kemarin sudah keluar salinan kasasi. Kita pelajari dulu. Saya masih yakin SK itu bisa keluar," ungkap Tiyong yang juga anggota DPRA ini.

Terkait manuver yang dilakukan Miswar, Tiyong pun kembali menegaskan tidak mengambil pusing dan ia mengatakan "biar berjalan saja."  Tiyong juga memastikan tidak akan terjadi benturan antar pengurus di tingkat bawah terhadap dinamika tersebut. "Saya juga sudah berkomunikasi ke bawah. Tidak ada benturan," tegasnya.

Namun, Tiyong mempertanyakan alasan Miswar yang mengatakan mau bergabung kembali dengan  dengan Irwandi karena ingin menyelamatkan partai.  Sebab, kata Tiyong, semangat melaksanakan KLB di Bireuen pada tahun lalu juga dibangun dengan narasi yang sama setelah Irwandi menjadi tersangka.

"Sekarang dia bicara untuk menyelamatkan partai, ini jadi pertanyaan saya juga. Yang mana sebenarnya yang menyelamatkan partai, karena saya tidak masuk dalam panitia KLB kemarin. Sedangkan dia (Miswar Fuady) termasuk salah seorang yang mengajak pelaksanaan KLB," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Tiyong juga menyampaikan persoalan terkait belum dilantiknya enam pimpinan DPRK dari PNA akibat konflik internal partai tersebut. Tiyong mengaku sedang berusaha mengurus agar keenam wakil rakyat dari partai itu bisa dilantik masing-masing sebagai Ketua DPRK Aceh Selatan, serta Wakil Ketua DPRK Aceh Singkil, Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh Jaya, Aceh Utara, dan Wakil Ketua DPRK Bireuen.   

"Kami lagi ngurus juga. Sebab, kalau belum ada SK baru berarti masih berlaku SK lama. Mengacu pada SK lama, saya sendiri menjabat sebagai ketua harian PNA. Di peraturan organisasi, saya bisa tanda tangan atas nama ketua dan sekjen. Saya rasa tidak ada kendala," imbuhnya.

Cawagub

Selain persoalan manuver Miswar Fuady, Tiyong juga menjelaskan proses penjaringan calon wakil gubernur (cawagub) sisa masa jabatan 2017-2022. Ia mengatakan, hingga saat ini partai pengusung pasangan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah pada Pilkada 2017 belum pernah duduk membahas masalah itu. "Belum tahu (prosesnya), karena sampai sekarang belum ada pertemuan partai pengusung," katanya.

Tak hanya itu, tambahnya, di internal PNA sendiri juga belum pernah membahas masalah tersebut. "Sampai sekarang setahu saya PNA belum pernah ada rapat internal tentang cawagub, jadi saya belum tahu soal itu," pungkas Tiyong. (mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved