Breaking News:

Dana Desa

Dana Desa Kota Banda Aceh Tahun Depan Bertambah jadi Rp 77,70 Miliar, Aceh Besar Tetap

Sementara Aceh Besar, yang memiliki 604 Gampong mendapat alokasi Rp 437,555 miliar, nilainya hampir sama dengan tahun lalu Rp 437,56 miliar.

FOTO HUMAS PEMKO BANDA ACEH
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dan Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Dwi Putrasyah melakukan foto bersama para penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), Rabu (20/5/2020), di halaman Pendopo Wali Kota. 

Laporan Herianto I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kota Banda Aceh yang memiliki 90 Gampong pada 2021 mendapat alokasi dana desa senilai Rp 77,70 miliar, bertambah Rp 1,72 miliar dari tahun 2020 ini Rp 75,58 miliar.

Sementara Aceh Besar, yang memiliki 604 Gampong mendapat alokasi Rp 437,555 miliar, nilainya hampir sama dengan tahun lalu Rp 437,56 miliar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Aceh Banda Aceh, Dwi Putrasyah, Selasa (7/12/2020) mengatakan, pada tahun depan (2021) alokasi dana desa untuk Kota Banda Aceh sebesar Rp 77,70 miliar, bertambah Rp 1,72 miliar, dibandingkan alokasi tahun 2020 ini senilai Rp 75,58 miliar.

Baca juga: FPI Aceh Siap Menerima Habib Rizieq Jika Ingin Hijrah ke Aceh, Muslim: Usut Penembakan Pengawal HRS!

Baca juga: Tim Gabungan Tertibkan Pedagang Buah yang Berjualan di Lahan Milik Kemenag Aceh Tengah

Dwi yang dimintai pejelasannya kenapa Banda Aceh mendapat tambahan dana desa? Ia mengatakan, tidak tahu.

Yang jelas pada tahun 2020 ini, Kota Banda Aceh, termasuk daerah yang paling cepat merealisasikan dana desa tahap III sebesar 100 persen.

Draf peraturan walikota untuk pembagian dana desa tahun depan, kata Kepala DPMG Kota Banda Aceh itu, sudah dibuat.

Namun begitu, katanya, Walikota Banda Aceh H Aminullah Usman belum menekennya, dengan alasan menunggu Surat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang mekanisme pemanfaatan atau penggunaan dana desa untuk tahun 2021.

Ketika ditanya, apakah mekanisme pemanfaatan dana desa tahun depan masih sama dengan tahun 2020 ini? Ia mengatakan, belum tahu, sebelum ada surat PMK yang baru.

“Surat dari Kemendes dan PDT sudah keluar, tinggal menunggu surat PMK dari Menkeu, sampai minggu kedua bulan Desember ini, belum diterbitkan," ujar Dwiputrasyah.

Halaman
12
Penulis: Herianto
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved