Jurnalisme Warga
Pentingnya ‘Me Time’ Saat Mental ‘Down’
Bekerja merupakan kegiatan yang paling banyak menguras waktu. Seringkali tidak ada waktu untuk bersantai, berinteraksi dengan orang terdekat
OLEH MUHAMMAD RAYYAN AL GHIVARI, Mahasiswa Jurusan Manajemen (Kelas Internasional) dan Juara Favorit Duta GenRe Provinsi Aceh 2019 Putra, melaporkan dari Banda Aceh
Dewasa ini orang-orang terutama yang hidup di kawasan perkotaan, waktu sangatlah berharga. Bekerja merupakan kegiatan yang paling banyak menguras waktu. Seringkali tidak ada waktu untuk bersantai, berinteraksi dengan orang terdekat bahkan menyenangkan diri sendiri.
Padahal, berinteraksi dengan orang terdekat dan menyenangkan diri sendiri memiliki pengaruh positif bahkan menjadi cara yang efektif untuk menghilangkan stres dan kesedihan yang selalu dialami. Oleh sebab itu, seseorang harus bisa meluangkan waktunya untuk diri sendiri, yaitu Me Time.
Banyak sekali orang yang belum mengerti seberapa penting Me Time bagi kesehatan mental. Hanya beberapa orang yang mengerti pentingnya Me Time bagi kesehatan mental, tetapi mereka berpikir bahwasanya Me Time membutuhkan banyak uang. Hal ini disebabkan Me Time yang mereka pikirkan ialah berlibur ke suatu tempat sendirian. Sedangkan Me Time tersebut bisa dilakukan dengan cara lebih sederhana.
Arti Me Time yang sesungguhnya ialah meluangkan waktu sejenak untuk fokus kepada diri sendiri tanpa melibatkan orang lain. Jenis kegiatannya cukup bervariasi, tergantung kegiatan apa yang membuat sesorang merasa senang dan nyaman. Me Time bisa dilakukan secara sederhana, yaitu hanya duduk di suatu tempat yang kita inginkan dan tidak perlu berlibur ke luar kota. Meluangkan waktu sebentar untuk diri sendiri sangatlah penting untuk kesehatan mental.
Selama ini, banyak orang yang salah menanggapi makna dari Me Time tersebut. Banyak orang yang mengira bahwa meluangkan waktu untuk diri sendiri dilakukan dengan menjauhkan diri dari lingkungan (antisosial) disertai kesepian dan kesedihan. Ada beberapa orang juga merasa bersalah meluangkan waktu sendirian, sedangkan mereka dikelilingi oleh orang terdekatnya.
Terdapat tujuh tanda tanda bahwa tubuh membutuhkan Me Time, yaitu ktakutan ketika handphone berdering; terlalu cemas bahkan sampai hal terkecil; sering merasa lelah meskipun telah cukup tidur; sering sakit; semua orang dianggap mengganggu; sering frustrasi tanpa sebab; dan makan berlebihan.
Ada beberapa tips melakukan Me Time yang sederhana, tetapi tetap bermanfaat. Meskipun melakukan Me Time tidak bisa dilakukan mengunjungi ke tempat yang kita inginkan, kita bisa melukan Me Time di rumah sendiri, yaitu dengan cara duduk di teras rumah dan siapkan camilan dan minuman. Camilan tersebut merupakan camilan kesukaan dan minuman bisa kopi, teh, maupun susu. Kegiatan lainnya yang bisa dilakukan ialah membaca, menonton film, dan mendengarkan musik sendirian di dalam kamar.
Melakukan Me Time tidak perlu lama-lama, Me Time bisa dilakukan selama 30 menit. Waktu yang baik untuk Me Time ialah pagi dan sore hari.Yang perlu ditekankan ialah hal yang paling penting bukanlah durasi Me Time, melainkan konsistensinya. Selama Me Time jangan lakukan pekerjaan apa pun yang menyangkut pekerjaan maupun PR.
Saat pertama-tama kali memulainya, kalian akan merasa bersalah, sebab banyak pekerjaan yang diabaikan, tapi ambil manfaat Me Time setelahnya. Saat MeTime, matikan handphone yang bisa menghambat aktivitas Me Time dan fokuslah pada diri sendiri.
Ketika Me Time berhenti memikirkan sesuatu karena kita akan duduk menikmati lingkungan sekitar rumah. Setelah melakukan langkah pertama yang telah dijelaskan sebelumnya, langkah kedua ialah tingkatkan aktivitas dan waktu Me Time. Setelah melalukan aktivitas Me Time setiap hari selama 30 menit, jadwalkan kegiatan Me Time seminggu sekali untuk melakukankegiatan favorit (hobi) untuk menyenagkan diri sendiri. Disarankan melakukan aktivitas seperti jalan-jalan sendirian ke tempat yang disukai, seperti jalan-jalan dengan sepeda atau ngopi sendirian.
Berikut ini beberapa manfaat dari Me Time, di antaraya:
Pertama, memberikan waktu kepada otak untuk beristirahat sejenak dan menjernihkan pikiran. Kegiatan sehari-hari seperti bekerja dan belajar membuat otak selalu bekerja aktif sehingga otak tidak diberi kesempatan untuk beristirahat. Dengan melakukan Me Time, seseorang bisa beristirahat tanpa gangguan tanggung jawab pekerjaan dan memberikan kesempatan kepada otak untuk beristirahat sejenak dan menjernihkan pikiran secara bersamaan.
Kedua, meningkatkan mood dan mengurangi stres yang dialami. Semakin banyak dan susah pekerjaan menjadikan diri lebih stres dan mood akan sering berubah-berubah. Banyaknya dan sulitnya pekerjaan menyebabkan diri lebih sering marah-marah tanpa sebab.
Oleh sebab itu, Me Time sangat diperlukan untuk meningkatkan mood agar senantiasa senang dan mengurangi stres agar kita dapat bekerja maupun belajar lebih baik.
Ketiga, meningkatkan konsentrasi dan produkstivitas. Melakukan Me Time menjadikan pikiran lebih jernih. Dengan pikiran yang lebih jernih, kita bisa mengerjakan tugas dengan lebih baik karena konsentrasi meningkat dan produktivitas lebih tinggi.
Keempat, mengenal dan memahami diri sendiri lebih banyak, mengetahui apa yang kita inginkan dan motivasi untuk mengembangkan diri sendiri. Di saat kita melakukan Me Time, kita bisa fokus mengembangkan pribadi yang lebih baik, kita bisa mengevaluasi kesalahan dan kekurangan pribadi kita, bisa memahami dan mengenal diri sendiri lebih baik, serta bisa mengetahui keinginan dan tujuan yang kita inginkan dan mewujudkannya.
Kelima, mlakukan interaksi sosial dengan lebih baik dan menghargai hubungan dengan orang lain sehingga hubungan pertemanan lebih berkualitas. Ketika kita selesai melakukan Me Time, kesehatan mental kita akan membaik. Hal tersebut akan berdampak kepada interaksi sosial kita yang lebih baik dan lebih menghargai hubungan dengan orang lain, terutama dengan orang terdekat sehingga membuat hubungan lebih berkualitas.
Keenam, menjadi pribadi yang lebih baik dan melihat segala sesuatu dengan positif. Setelah menjadi kesehatan mental membaik, hal tersebut menjadikan pribadi yang lebih baik dan melihat segala sesuatu terutama aktivitas dan orang lain dengan positif, terutama ketika dihadapi berbagai masalah di kehidupan.
Ketujuh, meningkatkan rasa percaya diri untuk melewati berbagai tantangan hidup. Dengan kita melalukan Me Time, pribadi kita akan lebih tenang dan membuat pribadi yang lebih percaya diri ke depannya untuk bisa melewati berbagai tantangan hidup, baik itu urusan kerja, hubungan pertemanan, masalah pembelajaran, dan lain-lain. Hal tersebut dikarenakan kita sudah menjernihkan pikiran kita sehingga kita berhasil menyelesaikan masalah tersebut dengan baik dan bisa mengambil hikmah sebagai evaluasi diri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/muhammad-rayyan-al-ghivari-mahasiswa-jurusan.jpg)