Breaking News:

Berita Politik

Pilkada Aceh Tahun 2022 Masih Teka teki, Ini Tersirat dari Surat Mendagri ke Gubernur, Begini Isinya

Surat dari mantan Kapolri itu sendiri merupakan balasan atas surat Plt Gubernur Aceh tanggal 1 Juli 2020, perihal pelaksanaan Pilkada Aceh Tahun 2022.

For Serambinews.com
Surat balasan Mendagri untuk Gubernur Aceh terkait pelaksanaan Pilkada Aceh Tahun 2022. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Kepastian apakah pemilihan kepala daerah (Pilkada) Aceh akan digelar pada tahun 2022, ternyata masih menjadi teka teki.

Pasalnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian menyatakan, perlu dilakukan koordinasi antara pemerintah dengan Komisi II DPR RI, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait kebijakan pemerintah untuk pelaksanaan Pilkada Aceh.

Jawaban Muhammad Tito Karnavian tersebut tertuang dalam surat Mendagri yang ditujukan kepada Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah, MT, tertanggal 20 November 2022.

Surat dari mantan Kapolri itu sendiri merupakan balasan atas surat Plt Gubernur Aceh tanggal 1 Juli 2020, perihal pelaksanaan Pilkada Aceh Tahun 2022.

Mendagri dalam surat itu menyatakan, bahwa untuk memberi jaminan Pilkada Aceh yang aman dan sesuai dengan amanah peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka dipandang perlu melakukan koordinasi antara pemerintah dengan Komisi II DPR dan KPU.

Baca juga: VIDEO Harga Bahan Pokok di Meulaboh Melonjak Sejak Sepekan Terakhir

Baca juga: PT Meuligoe Raya Salurkan 103 Ton Pupuk Bersubsidi di Abdya, Kelangkaan Mulai Teratasi

Baca juga: Jalan Serbajadi Lokop-Pinding Gayo Lues Tertutup Longsor, Arus Transportasi Lumpuh Total

Surat Mendagri Muhammad Tito Karnavian tersebut ikut serta ditembuskan kepada Ketua DPRA dan Ketua KIP Aceh.

Terkait polemik ini, anggota Komisi II DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil mengatakan, pembicaraan Pilkada Aceh apakah digelar tahun 2022 atau 2024, masih menjadi pembicaraan lepas fraksi-fraksi di Komisi II DPR.

"Pembahasannya masih bersifat pembicaraan lepas-lepas. Apakah Pilkada Aceh itu dilaksanakan pada 2022 atau 2024, atau malah 2023," kata Nasir Djamil menjawab Serambinews.com, Kamis (10/12/2020).

Nasir Djamil yang merupakan politisi PKS dari Dapil Aceh II menyatakan, kepindahan dirinya dari Komisi III ke Komisi II DPR antara lain dalam rangka terkait pelaksanaan Pilkada Aceh tersebut.

Halaman
12
Penulis: Fikar W Eda
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved