Breaking News:

Musda BKPRMI Pijay

Nazaruddin Ketua Musda ke IV BKPRMI Pidie Jaya, Ini Nama-nama Kandidat yang Mendaftar

Saat ini sudah ada enam orang yang mencalonkan diri untuk menjabat ketua BKPRMI Pidie Jaya periode 2020-2025.

Serambinews.com
Nazaruddin Ismail SPdI 

Laporan Idris Ismail | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Dewan Rapat Badan Komunikasi  Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) Pidie Jaya (Pijay) menunjuk Nazaruddin Ismail SPdI sebagai ketua  panitia pelaksana Musyawarah Daerah (Musda) ke IV lembaga BKPRMI setempat untuk memilih pimpinan kepengurusan periode 2020-2024.

“Penunjukan ini seiring dengan telah muncul Bakal Calon (Balon) enam orang yang mencalonkan diri untuk menjabat ketua BKPRMI periode 2020-2025," sebut ustadz Am sapaan Nazaruddin Ismail kepada Serambinews.com, Minggu (13/12/2020).

Adapun keenam Balon yang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti Musda ke IV BPKRMI Pijay itu masing-masing,Tgk Syarifuddin, Tgk Shafwan Idris  SHi, Tgk Syahrul SPdI, Harisman, Tgk Shalahuddin, SPdI, dan  Azhar Abdullah SAg.

Menurut Ustat Am, pelaksanaan Musda tersebut dihelat pada 21-22 Desember mendatang di Aula Masjid Islamic Center Pijay. Karenanya pihak panitia masih membuka peluang pendaftaran bursa Balon hingga batas akhir 20 Desember mendatang.

Diakui dalam pelaksanaan Musda BKPRMI kali ini terdapat perbedaan dari periode sebelumnya. Yaitu ketua akan ditentukan oleh tim formatur. Dimana tim formator yang terdiri tujuh orang dari unsur DPW BKPRMI Aceh, Ketua DPD BKPRMI Pijay Demisioner, unsur Panitia Pengarah (SC) dan unsur DPK BKPRMI. 

"Hal ini kita lakukan untuk lebih mengedepankan musyawarah dalam penentuan seorang pemimpin OKP Islam yang baik dan kredibel serta menghindari persoalan adanya kubu-kubuan," katanya. 

Ditambahkan, Musda ke IV ini direncanakan secara langsung dibuka oleh Bupati H Aiyub Abbas bersama Wakil Bupati, H Said Mulyadi SE MSi.

Pada intinya juga siapun terpilih nantinya, maka yang terpenting adalah mereka yang benar-benar memiliki komitmen tinggi terhadap 

mengedepankan program kerja nyata  untuk penegakan dan penertiban Syariat Islam di Pijay secara Kaffah atau selaras dengan Visi dan Misi Bupati di bidang Syariat Islam. 

“Masjid di Pijay musti dihidupkan syiar agama lewat shalat berjamaah lima waktu serta kajian islam dalam memberikan edukasi bagi pencerdasan umat," demikian Ustadz Am.(*)

Baca juga: Banjir Aceh Tamiang Rendam Tiga Kecamatan, 1.303 Jiwa Harus Mengungsi, Aktivitas Warga Lumpuh

Baca juga: Jembatan Bailey Putus, 2 Desa Terisolir, Warga Kesulitan Jual Hasil Bumi dan Penuhi Kebutuhan Hidup

Baca juga: Kemendagri Dorong Transformasi Digital untuk Kemudahan Pelayanan Publik

Baca juga: Doa dan Zikir Setelah Sholat Lima Waktu Sesuai Ajaran Rasulullah, Amalkan Setiap Hari

Baca juga: Tiga Terdakwa Korupsi Proyek Fiktif di DPUPR Subulussalam Dituntut Hukuman Berbeda

Penulis: Idris Ismail
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved