Breaking News:

Berita Aceh Selatan

Diduga Gantung Diri, Tukang Kusuk Ini Ditemukan Meninggal di Dapur Rumahnya

KD (44),  warga Gampong Air Berudang, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan Minggu (13/12/2020) ditemukan sudah tak bernyawa. Pria yang...

Penulis: Taufik Zass | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
KD (44), warga Gampong Air Berudang, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan Minggu (13/12/2020) ditemukan sudah tak bernyawa. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang Kusuk ini ditemukan dalam kondisi gantung diri atas reng plafon dapur rumahnya. 

Laporan : Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Laki-laki berinisial KD (44), warga Gampong Air Berudang, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan Minggu (13/12/2020) ditemukan sudah tak bernyawa. Pria yang sehari - hari bekerja sebagai tukang Kusuk ini ditemukan dalam kondisi gantung diri atas reng pelapon dapur rumahnya.

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Ardanto Nugroho SIK SH MH melalui Kapolsek Tapaktuan, Iptu Rizal Firmasnyah SE yang dikonfirmasi Serambinews.com, Senin (14/12/2020) malam membenarkan informasi tersebut.

"Ya benar, ada warga Air Bereudang yang diduga bunuh diri," ungkap Iptu Rizal Firmasnyah SE.

Diungkapkannya, pada hari Minggu tanggal 13 Desember 2020 sekira pukul 13.30 wib korban ditemukan dalam kondisi mengantungkan dirinya di atas reng plafon dapur rumah korban di Gampong Air Berudang, Kecamatan Tapaktuan. "Korban berinisial HD (44) bekerja sebagai tukang Kusuk," ungkapnya.

 Iptu Rizal Firmasnyah menceritakan kronologisnya pada hari hari Minggu, 13 Desember 2020 sekira pukul 13.30 wib Istri Korban pulang ke rumah dari tempat Kenduri, kemudian sesampai dirumah istri korban melihat rumah dalam keadaan terkunci dari dalam selanjutnya istri korban pergi ke pintu dapur dan masuk lewat pintu dapur.

"Saat itu Iatrinya melihat korban dalam posisi sudah tergantung. Melihat hal tersebut istri korban langsung berteriak dan didengar oleh saksi Murdi dan saksi Murdi langsung menuju ke dapur rumah korban melalui pintu dapur rumah saksi," kata Kapolsek Tapaktuan.

Sesampainya didapur korban, Murdi melihat korban dalam keadaan tergantung dan pada saat itu juga Murdi berusaha menurunkan korban namun tidak bisa sendiri, selanjutnya  Murdi keluar rumah mencari bantuan dan bertemu dengan Wilda, dan Buyu.

"Selanjutnya saksi- saksi berusaha menurunkan korban, dimana Murdi memotong tali dengan mengunakan pisau dapur sedangkan saksi lain memegang badan korban, setelah korban diturunkan saksi-saksi langsung mengangkat korban dengan mengunakan becak menuju rumah sakit," cerita Kapolsek sesuai keterangan saksi.

Dan dari keterangan saksi saat itu, lanjut Kapolsek Tapaktuan saksi Murdi memotong tali jarak 1 jengkal dari leher korban, dan jarak kaki korban dengan lantai 1 jengkal.

Korban selanjutnya dibawa pulang dari rumah sakit oleh pihak keluarga pada pukul 14.30 Wib untuk dilakukan Fardu kifayah.

"Saat ini kasus dalam lidik Polsek Tapaktuan," pungkasnya.(*)

Baca juga: MPU Aceh Selatan Serahkan Setifikat Halal bagi Pelaku UMKM

Baca juga: 12 Rumah di Pidie Terancam Ambruk ke Sungai, Pemilik Terpaksa Mengungsi

Baca juga: Lagi, Sembilan Pengemis Ditangkap Satpol PP Bireuen, Satu masih Anak-anak

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved