Breaking News:

Video

VIDEO - SANKSI AS untuk Turki Terkait Pembelian Sistem Pertahanan Udara dari Rusia

AS memberikan sanksi kepada Turki namun industri pertahanan Turki akan terus berkembang, kata kepala Presidensi Industri Pertahanan (SSB) Turki.

Penulis: Yuhendra Saputra | Editor: Safriadi Syahbuddin

SERAMBINEWS.COM, ANKARA - AS memberikan sanksi kepada Turki namun industri pertahanan Turki akan terus berkembang, kata kepala Presidensi Industri Pertahanan (SSB) Turki pada Selasa, 15 Desember 2020.

Terkait sanksi Washington atas pembelian perangkat keras pertahanan udara Rusia oleh Ankara, Ismail Demir mengatakan, "Perkembangan industri dalam negeri akan terus berlanjut, bahkan mungkin lebih cepat. Dalam arti, sanksi ini akan menjadi dorongan sekaligus peringatan."

"Kami berharap ini tidak terlalu mempengaruhi hubungan kami," kata Demir kepada wartawan setelah pembahasan anggaran di parlemen.

Departemen Keuangan AS pada hari Senin memberlakukan sanksi terhadap Turki atas pembelian sistem pertahanan rudal S-400 Rusia.

Sanksi tersebut berada di bawah Countering America's Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA), menargetkan SSB, termasuk Demir dan tiga pejabat lainnya.

Menyikapii keanggotaan Turki di NATO, Demir mengatakan Ankara memiliki hubungan dengan AS di beberapa bidang. Dia menambahkan bahwa kedua belah pihak bertujuan untuk melanjutkan hubungan ini.

April 2017 Turki berencana membeli sistem pertahanan udara dari AS namun batal, lalu Turki menandatangani kontrak dengan Rusia untuk memperoleh perisai S-400.

Pejabat AS menentang keputusan Turki, dan mengklaim bahwa tidak akan kompatibel dengan sistem NATO dan akan mengekspos jet F-35 generasi berikutnya untuk menandingi teknologi militer Rusia.

Turki menekankan bahwa S-400 tidak akan diintegrasikan ke dalam sistem NATO dan bukan merupakan ancaman bagi aliansi atau persenjataannya.(*)

Sumber: Anadolu Agency

Baca juga: AS Jatuhkan Sanksi Terhadap Turki, Terkait Pembelian S-400 Rusia

Baca juga: Erdogan: Sanksi Amerika Serikat Tak Menghormati Turki, Terkait Pembelian Rudal S-400 dari Rusia

Baca juga: AS Siap Jatuhkan Sanksi ke Turki Atas Pembelian Rudal Canggih Rusia

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved