Pasar Kuliner Malam akan Diperluas
Pemkab Aceh Tamiang akan memperluas atau menambah lokasi pusat kuliner malam, menyusul membeludaknya pengunjung
KUALASIMPANG - Pemkab Aceh Tamiang akan memperluas atau menambah lokasi pusat kuliner malam, menyusul membeludaknya pengunjung. Hal itu disampaikan Bupati Aceh Tamiang, Mursil, saat meresmikan Pasar Kuliner Malam di Jalan Panglima Polem, Kota Kualasimpang, Sabtu (26/12/2020) malam.
Mursil mengatakan, berdasarkan laporan yang ia terima sejak pasar ini dibuka dua pekan lalu, jumlah pengunjung selalu membeludak dan kapasitas meja makan yang disediakan tak cukup. Dia pun mengaku terharu atas capaian ini karena misi membangkitkan perekonomian rakyat berhasil.
“Alhamdulillah, tiap malam sejak dibuka, pengunjung selalu ramai. Ini cukup bagus, perekonomian kita berputar positif,” kata Mursil.
Keberhasilan Pasar Kuliner Malam ini membuat pedagang lain yang masih tersebar pada beberapa ruas jalan di Kota Kualasimpang pun meminta izin membuka lapaknya di Pasar Kuliner Malam. Namun, karena kuota 80 pedagang sudah terpenuhi, permintaan ini terpaksa ditangguhkan. “Untuk mengakomodir keinginan ini, pasar kuliner makan akan diperpanjang atau perluas hingga ke jalan lurus. Nanti, kita akan buka juga Pasar Kuliner Siang, kemugkinan lokasinya di pinggir sungai,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Mursil mengingatkan pedagang tertib menjaga kebersihan. Pemerintah sendiri diakuinya sudah menyiagakan sejumlah tong sampah dan petugas kebersihan yang siap mengangkut sampah ketika pasar itu diutup pada tengah malam. Dia juga menyarankan agar pedagang berkolaborasi memajukan pasar itu. Misalnya patungan untuk mengadakan live music di setiap akhir pekan. “Tapi, jangan ambil band dari luar, di sini juga banyak. Harus berdayakan masyarakat sendiri,” ucapnya.
Omset naik
Sejumlah pedagang mengaku omsetnya melonjak drastis sejak dipindahkan ke Pasar Kuliner Malam.
Syahrial misalnya, pedagang kerang rebus ini mengaku omsetnya melambung setelah mampu menjual 40 hingga 45 kilogram kerang per malam. Saat masih berjualan di Jalan M Dahlan, Syahrial maksimal hanya mampu menjua 15 kilogram. “Alhamdulillah, sejak hari pertama di sini, selalu laku 40 sampai 45 kilogram,” kata Syahrial.
Dia pun berharap Pemkab Aceh Tamiang terus melakukan inovasi agar Pasar Kuliner Malam agar memiliki daya tarik bagi pengunjung. “Mudah-mudahan bukan hanya musiman, kita mau terus begini,” tutup Syahrial. (mad)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pedagang-kerang-rebus.jpg)