Jumat, 8 Mei 2026

Komunitas

Aliansi Ormas Islam Se-Aceh Akan Gelar Doa dan Zikir Bertajuk ‘Dari Serambi Mekkah untuk Indonesia’

“Saya minta panitia tegas soal penerapan prokes Covid-19. Kalau juga ada yang tidak mengindahkan, maka ini di luar kewenangan panitia.

Tayang:
Penulis: Nasir Nurdin | Editor: Nasir Nurdin
NASIR NURDIN/SERAMBINEWS.COM
Koordinator Lapangan “Doa Bersama untuk Agama dan Negeri, dari Serambi Mekkah untuk Indonesia, Tgk Fakhruddin (kiri) didampingi Pimpinan Dayah Al-Ishlah Al-Aziziyah, Tgk H Tu Bulqaini Tanjongan memberikan keterangan pers terkait kegiatan yang akan dilaksanakan Kamis, 31 Desember 2020 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. 

“Saya minta panitia tegas soal penerapan prokes Covid-19. Kalau juga ada yang tidak mengindahkan, maka ini di luar kewenangan panitia," kata Tu Bulqaini Tanjongan.

Laporan Nasir Nurdin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Gabungan Aliansi Ormas Islam Se-Aceh, dayah dan pesantren, majelis pengajian, GNPF Ulama, PA 212 dan umat Islam pada umumnya akan menggelar kegiatan bertajuk “Doa Bersama untuk Agama dan Negeri, dari Serambi Mekkah untuk Indonesia.”

Informasi tentang akan berlangsungnya kegiatan tersebut menyebar di media sosial dalam bentuk flyer digital berupa undangan terbuka untuk menghadiri kegiatan ‘Doa Bersama untuk Agama dan Negeri’ di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Kamis 31 Desember 2020 mulai pukul 08.00 WIB.

Koordinator Lapangan (Korlap) Doa Bersama untuk Agama dan Negeri, dari Serambi Mekkah untuk Indonesia, Tgk Fakhruddin yang dihubungi Serambinews.com membenarkan akan berlangsungnya kegiatan itu.

Agar tak memunculkan kesimpangsiuran informasi, pihak panitia mengundang Serambinews.com secara khusus untuk penjelasan pers di Markaz Al-Ishlah Al-Aziziyah kawaswan Luengbata, Banda Aceh, Selasa (29/12/2020) sore.

Pimpinan Dayah Al-Ishlah Al-Aziziyah, Tgk H Tu Bulqaini Tanjongan juga membenarkan akan berlangsungnya kegiatan doa dan zikir bersama di halaman Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh pada hari Kamis, 31 Desember 2020.

Baca juga: Kasus Virus Corona Arab Saudi, Delapan Kematian dan 149 Kasus Baru

Baca juga: Korban Amuk Gajah di Aceh Jaya Terima Rumah Hunian Sementara

“Perlu saya luruskan, ini bukan aksi tetapi doa dan zikir bersama agar kita bisa keluar dari berbagai persoalan bangsa seperti yang terkait ekonomi, sosial, politik, dan sebagainya. Kita memohon kepada Allah SWT agar apa yang menjadi cita-cita pendiri bangsa ini bisa terwujud,” kata Tu Bulqaini didampingi Tgk Fakhruddin.

Tu Bulqaini berharap kegiatan itu berlangsung dalam suasana penuh kedamaian, aman, dan nyaman sejak awal sampai akhir.

Kepada semua peserta kegiatan diingatkan oleh Tu Bulqaini agar menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 sebagaimana dianjurkan pemerintah.

“Saya minta panitia tegas mengingatkan peserta untuk menerapkan prokes Covid-19. Kalau juga ada yang tidak mengindahkan, maka itu di luar kewenangan panitia. Tetapi saya yakin peserta yang hadir pada kegiatan itu nantinya akan patuh pada ketentuan,” kata Tu Bulqaini.

Tu Bulqaini juga mengingatkan bahwa doa dan zikir bersama itu semata-mata bertujuan untuk kebaikan bagi agama, bangsa, dan negara.

Baca juga: Pasangan Gay yang Digerebek Warga dan Pemilik Kos-kosan di Kuta Alam, Banda Aceh, Akhirnya ke Jaksa

Menurut Tu Bulqaini, bangsa kita adalah bangsa yang majemuk, baik dari adat istiadat, budaya maupun agama.

“Kita mendoakan untuk kebaikan semua karena kemajemukan adalah rahmat. Kita mendambakan suasana damai dalam kemajemukan. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan yang terbaik untuk Indonesia termasuk Aceh,” ujarnya.

Hal penting lainnya yang diingatkan oleh Tu Bulqaini adalah kehadiran jamaah di acara itu murni untuk berdoa dan berzikir.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved