Breaking News:

Berita Banda Aceh

Pasangan Gay yang Digerebek Warga dan Pemilik Kos-kosan di Kuta Alam, Banda Aceh, Akhirnya ke Jaksa

Kedua pria yang menyukai sesama jenis tersebut akhirnya diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh, pada Senin (28/12/2020) siang.

Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
FOR SERAMBINEWS.COM
Petugas Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh, menyerahkan pasangan gay (homo), ikhtilat dan khalwat ke pihak Kejaksaan Negeri Banda Aceh, Senin (28/12/2020). 

Kedua pria yang menyukai sesama jenis tersebut akhirnya diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh, pada Senin (28/12/2020) siang.

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Masih ingat dengan kasus penggerebekan pasangan gay (homoseksual) yang dilakukan langsung oleh pemilik kontrakan bersama warga salah satu gampong di Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, pada Kamis 12 November 2020 malam lalu.

Kedua pria yang menyukai sesama jenis tersebut akhirnya diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh, pada Senin (28/12/2020) siang, setelah sebelumnya, pasangan gay berinisial MU (26) dan TA (34) pria asal Kota Banda Aceh tersebut ditahan di Kantor Satpol PP dan WH Aceh, selama 42 hari.

Hal tersebut disampaikan Plt Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Heru Triwijanarko SSTP MSi, kepada Serambinews.com'> Serambinews.com, (29/12/2020).

Menurut Heru yang turut didampingi Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Zakwan SHI, mengatakan, selain menyerahkan dua tersangka liwath (hubungan sesama jenis, pria menyukai pria) berinisial MU dan TA, penyidik Satpol PP dan WH juga menyerahkan dua pasangan khalwat dan ikhtilat.

Baca juga: Mengenal Amiruddin, Sekda Kota Banda Aceh yang Baru & Akan Dilantik Besok, Berikut Profil Singkatnya

“Seluruhnya ada 6 orang, tiga pasangan yang kami serahkan sekaligus pada hari itu ke pihak Kejaksaan, termasuk pasangan liwath atau pasangan gay, MU dan TA,” tambah Zakwan.

Ia menjelaskan setelah penyerahan para tersangka pelanggar syariat Islam tersebut ke pihak kejaksaan, biasanya proses eksekusi uqubat cambuk tidak berlangsung lama.

“Kemungkinan di Bulan Januari 2021 mendatang, para pelanggar syariat Islam tersebut sudah dicambuk,” terang Zakwan.

Seperti diberitakan sebelumnya petugas Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh mengamankan pasangan homoseks atau penyuka sesama jenis dari salah satu kos-kosan di Kuta Alam, Banda Aceh.

Baca juga: Sebelum Rekam Video Syur, Gisel Bertemu Michael Yukinobu di Hotel Medan, Polisi: Diundang Saudari GA

Penggerebekan pasangan gay yang dilakukan pemilik kontrakan ini sempat menghebohkan warga.

Mereka ditangkap warga setempat sesaat baru melakukan hubungan sesama jenis pada Kamis (12/11/2020) lalu.

Pasangan homo berinisial MU (26) dan TA (34) langsung digelandang ke kantor Satpol PP dan WH Banda Aceh, Jumat 13 November 2020 dini hari.

Lalu, pada Sabtu (14/11/2020) keduanya resmi ditahan di Kamtor Satpol dan WH Aceh.

Baca juga: Korban Amuk Gajah di Aceh Jaya Terima Rumah Hunian Sementara

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved