Breaking News
Kamis, 9 April 2026

Internasional

Turki Tidak Lagi Menjadi Pilihan Tujuan Wisata Warga Arab Saudi

Warga Arab Saudi terkenal dengan perjalanan santai ke sejumlah negara, termasuk Turki. Tetapi, pandemi penyakit Covid-19 dan penguncian telah

Editor: M Nur Pakar
Reuters
Orang-orang berbelanja di supermarket setelah kerajaan melonggarkan jam malam dan mengizinkan toko buka, menyusul wabah virus Corona di Riyadh, Arab Saudi. 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Warga Arab Saudi terkenal dengan perjalanan santai ke sejumlah negara, termasuk Turki.

Tetapi, pandemi penyakit Covid-19 dan penguncian telah menghantam industri pariwisata global dengan keras.

Namun, dengan tersedianya vaksinasi untuk melawan infeksi mematikan tersebut, harapan untuk bangkitnya industri ini tetap tinggi.

Warga Saudi juga dengan cemas menunggu untuk sekali lagi menjelajahi dunia dan mengunjungi kembali tujuan favorit mereka.

Turki pernah menjadi salah satu tujuan favorit warga Saudi, lansir ArabNews, Rabu (30/12/2020).

Namun karena alasan keamanan, negara lintas benua itu tidak lagi menjadi pilihan.

Kekhawatiran keamanan telah merugikan sektor pariwisata Turki dan penurunan jumlah wisatawan memperburuk kesulitan ekonomi negara itu.

Menurut angka dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Turki, jumlah turis Saudi yang mengunjungi negara itu turun 28 persen.

Selain itu, kedatangan dari UEA juga turun hampir 16 persen pada periode yang sama.

Baca juga: 10 Foto Indahnya Air Terjun Muradiye Turki yang Membeku di Musim Dingin

Peringatan keamanan yang diterbitkan oleh Kedutaan Besar AS di Turki pada Oktober 2020 bahwa ada laporan potensi serangan teroris dan penculikan terhadap warga negara asing di Istanbul.

Misi AS menyarankan warganya untuk sangat berhati-hati di lokasi tempat orang Amerika atau orang asing dapat berkumpul, termasuk gedung perkantoran besar atau pusat perbelanjaan.

Mendesak warga AS untuk tetap waspada, menghindari keramaian, waspada terhadap lingkungan mereka, dan tetap waspada di lokasi yang sering dikunjungi orang asing.

Bahkan, dapat memantau media lokal untuk mengetahui informasi terbaru.

Otoritas Saudi juga telah menerbitkan beberapa peringatan perjalanan bagi warganya yang mengunjungi negara itu tahun ini.

Setelah beberapa menjadi sasaran pencurian dan penipuan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved