Berita Aceh Tenggara
Rumah Wartawan yang Dibakar di Aceh Tenggara Mangkrak 1,5 Tahun, Polisi Didesak Menuntaskannya
Peristiwa pembakaran rumah Asnawi Luwi, wartawan Harian Serambi Indonesia masih mangkrak hingga akhir 2020
Penulis: Misran Asri | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Misran Asri | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Peristiwa pembakaran rumah Asnawi Luwi, wartawan Harian Serambi Indonesia, di Desa Lawe Loning Aman, Kecamatan Sigala-gala, Aceh Tenggara yang terjadi pada 30 Juli 2019 lalu, hingga kini belum terungkap.
Padahal dari hasil Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Medan, menyatakan penyebab kebakaran tersebut terjadi akibat sengaja dibakar, bukan terbakar.
Asnawi Luwi, mengatakan hampir 1,5 tahun kasus pembakaran rumah beserta mobil dan seluruh harta bendanya tak kunjung disibak.
"Kasusnya masih mangkrak di Polres Aceh Tenggara. Artinya hingga detik ini, belum ada kejelasan sama sekali," terangnya.
Bahkan dirinya, bersama keluarga masih menyimpan rasa was-was, karena rumah miliknya sengaja dibakar, bukan terbakar mengacu dari hasil Labfor.
"Takutlah kepada Allah, kalau benar katakan benar, kalau tidak benar, juga katakan sebenarnya, agar publik tahu," ungkap Asnawi Luwi.
Baca juga: VIRAL Tolong Lembu Tersangkut Kepala di Tong, Penolong Malah Diamuk sampai Lompat ke Jurang
Menurutnya dalam kasus tragedi pembakaran rumahnya itu, dirinya sudah pernah dilakukan berita acara pemeriksaan (BAP) di Polsek.
Lalu Polres Aceh Tenggara bersama istrinya.
Kemudian, dua kali di BAP oleh Ketua Tim (Katim) Kasus Pembakaran Rumah Wartawan Serambi Aceh Tenggara dibawah pimpinan Iptu Sabrianda.
Baca juga: Nasir Djamil Minta Polisi Serius, Usut Kasus Pembakaran Rumah Wartawan Serambi Indonesia
Di dalam BAP itu, kata Asnawi Luwi, istrinya yang menjadi saksi pada saat itu melihat ada pria tak dikenal menaiki sepeda motor dan mengatakan diri mereka dari Kota Kutacane, pada 27 Juli 2019.
Bahkan diduga pelaku tersebut langsung menyebut namanya, kepada istri Asnawi Luwi yang pada saat itu berangkat ke Banda Aceh dalam rangka dinas dari kantornya.
Pria tak dikenal itu pun sembari menanyakan Asnawi Luwi dimana dan mengaku ada temannya yang datang serta ada hal penting ingin disampaikan, kepada istrinya, yang diungkapkan kembali oleh Asnawi.
"Pada 27 September 2020 itu saya berangkat ke Banda Aceh dan baru pulang ke Kutacane pada Senin 29 Juli 2019. Lalu, rumah beserta mobil saya dibakar pada 30 Juli 2019, sekitar pukul 01.30 WIB," terang Asnawi Luwi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rumah-asnawi-luwi-terbakar-di-aceh-tenggara.jpg)