Internasional
ISIS Klaim Gorok 11 Pekerja Tambang Syiah di Baluchistan
Kelompok ISIS, Senin (4/1/2021) mengaku bertanggung jawab atas serangan pada Minggu (3/1/2021). Serangan itu menewaskan 11 penambang dari kelompok
SERAMBINEWS.COM, QUETTA - Kelompok ISIS, Senin (4/1/2021) mengaku bertanggung jawab atas serangan pada Minggu (3/1/2021).
Serangan itu menewaskan 11 penambang dari kelompok Syiah Hazara Pakistan di Provinsi Baluchistan.
Serangan itu terjadi pada Minggu pagi di daerah Mach, Distrik Bolan sekitar 100 km tenggara ibu kota Baluchistan, Quetta.
Menewaskan para penambang yang berada di kamar perumahan bersama dekat tambang batu bara tempat mereka bekerja, kata para pejabat.
"Tenggorokan semua penambang batu bara telah digorok, setelah tangan mereka diikat di belakang punggung dan mata ditutup," kata seorang pejabat keamanan kepada Reuters.
Baca juga: Pengadilan Tinggi Pakistan Bebaskan Pria Pemenggal Kepala Wartawan AS
Sebuah klip video yang beredar di grup WhatsApp, tampaknya diambil oleh responden pertama, menunjukkan tiga mayat tergeletak di luar ruangan dan sisanya dalam genangan darah.
"Pembunuhan terkutuk terhadap 11 penambang batu bara tidak bersalah di Mach Baluchistan merupakan tindakan terorisme yang tidak manusiawi dan pengecut," kata Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dalam sebuah tweet.
"Kami telah meminta Frontier Constabulary untuk menggunakan semua sumber daya untuk menangkap para pembunuh ini dan membawa mereka ke pengadilan," katanya.
ISIS kemudian mengaku bertanggung jawab atas serangan itu di kantor berita Amaq melalui saluran komunikasi, Telegram.
Baca juga: Uni Eropa Larang Maskapai Penerbangan Pakistan, Banyak Pilot Curang Dalam Ujian
Serangan itu terjadi setelah relatif tenang dalam hampir satu tahun terhadap sebagian besar minoritas Syiah Hazara di provinsi tersebut.
Pada April 2020, pemboman bunuh diri di pasar menewaskan 18 orang, setengahnya adalah orang Hazara.
Setelah serangan hari Minggu, anggota minoritas Hazara di Quetta memblokir jalan dan membakar ban untuk memprotes pembunuhan tersebut.
Baluchistan merupakan Koridor Ekonomi China Pakistan senilai 60 miliar dolar AS.
Terdapat pembangunan transportasi dan energi yang direncanakan antara China barat dan pelabuhan laut dalam selatan Pakistan di Gwadar.
Baca juga: Pakistan Masukkan Mantan Perdana Menteri Nawaz Sharif Sebagai Buronan
Hazara sering menjadi sasaran militan Taliban dan ISIS serta kelompok militan Muslim Sunni lainnya di Pakistan dan Afghanistan.
Serangan di Afghanistan telah diklaim oleh afiliasi ISIS.
Pada 2013, tiga pemboman menewaskan lebih dari 200 orang di lingkungan Hazara di Quetta.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/korban-isis-di-pakistan.jpg)