Breaking News:

Berita Banda Aceh

Aktivis Nasional Asal Aceh: Kekosongan Wakil Gubernur Menghambat Pembangunan Aceh Hebat

Aceh telah kekosongan Gubernur definitif selama 2 tahun lebih sampai 5 November 2020 dilantiknya Nova Iriansyah menjadi Gubernur Aceh definitif

FOR SERAMBINEWS.COM
Munawar Khalil, mantan Ketua Umum Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB-PII) 

SERAMBINEWS.COM - Tokoh Muda Nasional asal Aceh, Munawar Khalil ikut menyoroti perjalanan Pemerintahan Aceh Hebat.

Menurutnya, Pemerintahan Irwandi-Nova telah pincang sejak memasuki tahun kedua Pemerintahannya.

Pernyataan itu bukan tanpa alasan, pasalnya sejak ditetapkan Irwandi Yusuf sebagai tersangka setelah OTT KPK, (4/7/2018).

Aceh telah kekosongan Gubernur Aceh definitif selama 2 tahun lebih sampai pada tanggal 5 November 2020 dilantiknya Nova Iriansyah menjadi Gubernur Aceh definitif.

Lebih lanjut, Aktivis Nasional itu mengatakan, sejak dilantik menjadi Gubernur Aceh sampai saat ini Pemerintahan Aceh masih kekosongan kursi Wakil Gubernur.

"Sudah hampir dua bulan lebih belum ada tanda-tanda siapa yang akan menggantikan posisi Wakil Gubernur Aceh selepas Nova," kata Munawar Khalil dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, Rabu (6/1/2021).

Kondisi ini menurut Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala dapat menghambat Pembangunan Aceh.

Pasalnya dalam perspektif kebutuhan Aceh, meliputi pembangunan dan kepentingan rakyat, Wakil Gubernur memang dibutuhkan untuk membantu Gubernur Aceh dalam berbagai bidang.

Baca juga: Gubernur Aceh Serahkan Tiga Bansos Tunai Serentak

Apalagi hari ini banyak sekali kegiatan di Aceh yang tidak dapat dihadiri oleh Gubernur seharusnya bisa digantikan oleh Wakil Gubernur.

Halaman
123
Editor: Muhammad Hadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved