Sabtu, 9 Mei 2026

Internasional

Raksasa Media Sosial Blokir Kicauan Donald Trump, Cegah Kekerasan Meluas

Tiga jaringan media sosial terbesar memblokir akun Presiden AS Donald Trump. Trump dinilai telah menghasut terjadinya kerusuhan di Capitol Hill

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP
Presiden AS Donald Trump 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Tiga jaringan media sosial terbesar memblokir akun Presiden AS Donald Trump.

Trump dinilai telah menghasut terjadinya kerusuhan di Capitol Hill, saat Kongres akan mengesahkan kemenangan Joe Biden, lansir ABCNews, Kamis (7/1/2021).

Dalam tweet Rabu (6/1/2021) malam, Trump secara keliru mengklaim:

"Ini adalah hal-hal dan peristiwa yang terjadi ketika kemenangan pemilu yang sakral begitu saja."

"Bahkan, dengan kejam dilucuti dari patriot hebat yang telah diperlakukan dengan buruk dan tidak adil begitu lama."

“Pulang dengan cinta dan damai,” tulis presiden.

"Ingat hari ini selamanya!"

Kicauan itu telah dihapus.

Baca juga: Keponakan Trump Gugat Harta Warisan, Sang Presiden Menipu Puluhan Juta Dolar AS

Sebelumnya pada sore hari, Trump, dalam sebuah video yang diposting ke Twitter, secara tidak benar berkata:

"Kami mendapati pemilu yang dicuri dari kami," dengan tanpa dasar menyebutnya sebagai "pemilu yang curang."

"Saya tahu bagaimana perasaan Anda."

"Tapi pulanglah dan pulang dengan damai," kata Trump.

"Kami mencintaimu. Kamu sangat istimewa," katanya.

Baca juga: Kongres AS Bersiap Mengkonfirmasi Kemenangan Joe Biden Atas Donald Trump

Twitter menanggapi dengan mengatakan bahwa itu memblokir video Trump untuk dibalas, di-retweet, atau disukai "karena risiko kekerasan."

"Kami melarang hasutan dan seruan untuk melakukan kekerasan di platform kami," kata juru bicara Facebook.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved