Sosok Inspiratif
Tangis Haru Babinsa setelah Berhasil Mengantar Bantuan Korban Banjir di Pedalaman Aceh Timur
"Sertu Eko Purwanto dan Aipda Jefri harus melewati jalan berlumpur atau genangan banjir sehingga sepmor bersama barang bantuan harus dinaikkan rakit.
Penulis: Seni Hendri | Editor: Nasir Nurdin
"Sertu Eko Purwanto dan Aipda Jefri harus melewati jalan berlumpur atau genangan banjir sehingga sepmor bersama barang bantuan harus dinaikkan rakit."
Laporan Seni Hendri | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Prajurit TNI bernama Eko Purwanto tak mampu menahan air mata haru ketika dia berhasil mencapai Dusun Alur Kinyaran, Gampong Buket Seuleumak, Kecamatan Birem Bayeun, Kamis (7/1/2021).
Dusun Alur Kinyaran, Gampong Buket Seuleumak merupakan salah satu permukiman di pedalaman Aceh Timur. Masyarakat di kawasan ini sempat terisolir akibat bencana longsor dan banjir beberapa hari lalu.
Sosok TNI berpangkat Sersan Satu (Sertu) tersebut adalah Babinsa Koramil Birem Bayeun Kodim 0104 Aceh Timur.
Kamis, 7 Januari 2021, Babinsa Koramil Birem Bayeun Kodim 0104 Aceh Timur, Sertu Eko Purwanto bersama Babinkamtibmas Polsek Birem Bayeun, Polres Langsa, Aipda Jefri mengantarkan bantuan sembako untuk korban banjir di Dusun Alur Kinyaran, Gampong Buket Seuleumak, Kecamatan Birem Bayeun yang terisolir.
Karena kendaraan roda empat tak bisa masuk, sehingga Babinsa dan Babinkamtibmas berinisiatif mengantarkan bantuan menggunakan sepeda motor melewati jalan berlumpur di Dusun Alur Kiro dan Dusun Alur Simpang. Bahkan mereka harus melewati tiga titik jalan yang tergenang banjir menggunakan rakit.
Baca juga: Satu Lagi Bocah Tenggelam di Pantai Aceh Jaya Belum Ditemukan, Besok Terakhir Pencarian Korban
Baca juga: Gempa Tektonik Guncang Kota Sabang, Warga Diminta Jauhi Bangunan Rawan Ambruk
Setiba di lokasi, Babinsa, Babinkamtibmas menyerahkan bantuan tersebut kepada Muhammad Kadir, Keuchik Buket Seuleumak untuk disalurkan kepada korban terdampak, di antaranya di Dusun Alur Kiro, Dusun Alur Simpang, dan Dusun Alur Kinyaran, Gampong Buket Seuleumak.
Perjalanan untuk mencapai zona terisolir bukan pekerjaan gampang.
Sertu Eko Purwanto dan Aipda Jefri harus melewati jalan berlumpur atau genangan banjir sehingga sepeda motor bersama bantuan harus dinaikkan rakit.
Setiba di Dusun Alur Kinyaran, Gampong Buket Seuleumak, Babinsa Sertu Eko Purwanto, memohon maaf karena baru bisa mengantarkan bantuan dari Pemkab Aceh Timur disebabkan beratnya medan yang dihadapi.
Baca juga: VIDEO Kisah Pawang Gondrong dari Gayo, Penakluk 200 Ekor Ular Termasuk King Kobra
“Saya mohon maaf kepada bapak ibu, karena baru sekarang bisa mengantar bantuan dari Pemkab Aceh Timur. Saya salut kepada bapak-ibuk, meski terisolir tapi masih bisa bertahan," kata Eko Purwanto sambil terisak menahan tangis.
"Bantuan tanggap darurat ini bukan untuk dibagikan, tapi untuk kita masak dan makan bersama-sama di dapur umum. Dalam kondisi apapun kita bertahan bersama-sama,” lanjut Eko Purwanto sambil menahan haru.
Ke depan jika terjadi musibah lagi, kata Eko Purwanto, masyarakat harus segera melapor kepada pemerintah melalui perangkat desa agar droping bantuan dan evakuasi dapat segera dilakukan.
“Anggaplah saya ini sebagai anak, sebagai tempat mengadu orang tua. Karena saya juga sudah menganggap masyarakat di sini sebagai saudara saya," ujar Eko.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/babinsa-birem-bayeun-1.jpg)