Breaking News:

Pilkada Serentak 2022

Minimalisir Kendala Teknis, Pemerintah Didesak Segera Tetapkan Jadwal Pilkada di Aceh

Hal ini perlu diperjelas, karena sampai sekarang pemerintah pusat menginginkan Pilkada Aceh bergulir tahun 2024.

hand over dokumen pribadi
Wan Tanindo saat mengikuti rapat di ruang sidang utama DPRK Aceh Tamiang, beberapa waktu lalu. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Komisi I DPRK Aceh Tamiang mendesak pemerintah pusat menetapkan pelaksanaan Pilkada Aceh tetap dilangsungkan 2022.

Kepastian jadwal ini sangat diperlukan agar proses tahapan persiapan pemilu di masing-masing daerah bisa dilakukan maksimal.

“Bila merujuk kalender pilkada lalu, seharusnya kita sudah menyelesaikan tahapan penjaringan panitia pengawas pemilu daerah. Tapi saat ini tahapan ini belum bisa dilakukan karena peraturannya belum turun,” kata Ketua Komisi I DPRK Aceh Tamiang, Muhammad Irwan, Minggu (10/1/2021).

Wan Tanindo, sapaan Irwan mengaku perlu mendesak hal ini karena sampai sekarang pemerintah pusat dinilainya tetap menginginkan Pilkada Aceh bergulir tahun 2024.

Dia menegaskan banyak hal yang menjadi pertimbangan pemerintah untuk tetap menyelenggarakan pesta demokrasi di Aceh pada 2022. 

Selain Pasal 65 ayat (1) UUPA yang mengatur Pilkada dilakukan secara langsung oleh rakyat setiap lima tahun sekali, pelaksanaan serentak pilkada dengan Pilres 2024 dikhawtirkan menimbulkan banyak kendala.

“Yang jelas pihak penyelenggara pemilu menjadi orang pertama yang paling sibuk, karena harus menyiapkan pilkada, pileg dan pilpres dalam waktu bersamaan,” kata Wan Tanindo.

Konsep pemilu serentak ini juga diprediksinya membuat partai poitik dan masyarakat kesulitan menentukan pilihannya.

“Partai politik akan kesulitan mencari calon yang diusung dalam pilkada, dan masyarakat juga mustahil bisa melacak keram jejak calon presiden, legislatif dan kepala daerah karena semuanya dilakukan bersamaan,” ujarnya.

Meski diakuinya tahapan persiapan Pilkada 2022 sudah tertinggal, Wan Tanindo memastikan skenario untuk melaksanakan pilkada serentak di Aceh pada tahun depan masih bisa dilakukan. 

“Kita tidak harus mengikuti jadwal pilkada lalu, maksudnya bila 2017 pemilihan di bulan Februari, kita bisa geser di April. Yang penting pelantikan kepala daerah tetap di 2022,” jelasnya.

Komisioner KIP Aceh Tamiang, Adi Sartika mengakui sejauh ini pihaknya belum menetapkan jadwal dan melakukan tahapan Pilkada Kabupaten Aceh Tamiang. Proses ini kata dia menunggu keptusan dari KIP Aceh.

“Pilkada kita ini kan serentak dengan kabupaten lain dan Pemilihan Gubernur. Jadi kita masih menunggu KIP Aceh,” kata Adi.(*)

Baca juga: Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh Tati Meutia: Pengelola Warkop Jangan Abaikan Syariat Islam

Baca juga: Masyarakat tak Dipaksakan Vaksin Covid, Sebanyak 2.295 Nakes Aceh Barat akan Menerima Vaksin Sinovac

Baca juga: VIDEO Detik-detik Penemuan Puing Pesawat Sriwijaya Air yang Hancur Berkeping-keping di Dasar Laut

Baca juga: Susi Air Mulai Layani Penerbangan Rute Banda Aceh-Bener Meriah, Waktu Tempuh 45 Menit

Baca juga: VIDEO Postingan Terakhir Pramugara Sriwijaya Air Jadi Sorotan dan Banjir Air Mata

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved