Breaking News:

Update Corona

Menyusul Tokyo Raya, Tujuh Provinsi di Jepang Darurat Covid-19

Tokyo Raya sudah berada dalam keadaan darurat selama sebulan dari 7 Januari, dan mencakup prefektur Kanagawa, Saitama, dan Chiba.

ANADOLU AGENCY/DAVID MAREUIL
Seorang pria berpose di depan pertokoan yang tutup di Tokyo, Jepang, Rabu 13 Januari 2021. Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga mengumumkan memperluas Keadaan Darurat ke beberapa prefektur di Jepang termasuk Osaka dan Aichi. 

Sementara itu, Kyodo News mengutip sumber-sumber pemerintah yang mengatakan bahwa masuknya semua warga negara asing non-residen akan ditangguhkan selama keadaan darurat diberlakukan.

Jepang bulan lalu menghentikan entri baru di seluruh dunia, tetapi pelancong bisnis dan pelajar dari Taiwan dan 10 negara Asia - Brunei, Kamboja, China, Laos, Malaysia, Myanmar, Thailand, Singapura, Korea Selatan, dan Vietnam - telah dibebaskan.

Dengan 3.280 kasus baru dan 61 kematian selama 24 jam terakhir, penghitungan keseluruhan telah mencapai 302.740 infeksi, termasuk 4.002 kematian.

Baca juga: Media Asing Sorot Kebijakan Vaksin di Indonesia, Utamakan Muda daripada Lansia, Berbeda dengan Lain

Baca juga: Jokowi Pertama Disuntik Vaksin Covid-19, Ternyata Orang dengan Golongan Ini Tak Boleh di Vaksinasi

Raja Malaysia Umum Darurat Nasional

Sehari sebelumnya, Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah, pada Selasa mengumumkan keadaan darurat nasional untuk membendung penyebaran COVID-19.

Keadaan darurat ini bisa berlangsung hingga 1 Agustus 2021, namun bisa lebih cepat jika keadaan membaik.

Atas permintaan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin, Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah, menyatakan keadaan darurat, demikian pernyataan istana nasional.

"Al-Sultan Abdullah berpandangan bahwa penyebaran COVID-19 di negara itu berada pada tahap kritis dan ada kebutuhan untuk mengeluarkan proklamasi darurat," katanya.

Keputusan tersebut diambil sesuai dengan kepentingan nasional dan keselamatan masyarakat karena rumah sakit menghadapi kesulitan dalam menerima pasien baru COVID-19 di unit perawatan intensif, siaran pers tersebut menambahkan.

Muhyiddin Oktober lalu merekomendasikan raja untuk mengumumkan keadaan darurat COVID-19, tetapi permintaan itu ditolak.

Halaman
1234
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved