Breaking News:

Tabung Berisi Cairan Kimia Meledak di Lokasi Proyek, Tiga Pekerja Tewas dan Satu Kritis

Korban yang diketahui berinisial FI (37), warga Panjang, Bandar Lampung, ini ternyata baru dua hari kerja di perusahaan tersebut.

Tangkapan Layar Video Amatir Warga
Inilah tangki berisi bahan kimia yang meledak di sebuah areal proyek pengecoran di kawasan Natar, Lampung Selatan, meledak, Selasa (12/1/2021). Dalam kejadian itu, tiga korban tewas dan satu kritis. 

Dinas Pemadam Kebakaran bersama unsur Kecamatan Mustika Jaya, serta pihak kepolisian masih mencari tahu pemilik drum las karbit tersebut.

Kepala Kepolisian Sektor Bantargebang, Komisaris Alam Nur mengatakan, polisi saat ini masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.

Polisi sudah mengumpulkan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kebakaran, salah satunya puing-puing drum karbit dan satu puing mesin kompresor.

"Indikasinya seperti itu (ledakan drum karbit). Tetapi kami masih koordinasi dengan dinas pemadam kebakaran karena penyebab kebakaran bukan dari ledakan itu. Penyebabnya masih kami selidiki," kata Nur.

Baca juga: BKSDA Turunkan Tim ke Lapangan, Cek Kasus Sapi Mati Dimangsa Harimau di Perkebunan Sawit Indra Makmu

Baca juga: Hari Ini, Susi Air Terbang Perdana ke Blangpidie, Ini Jadwal dan Harga Tiket dari Medan & Sebaliknya

Baca juga: DPR AS Setujui Pemakzulan Trump, Wapres Mike Pence Menolak

Salah satu korban yang meninggal itu masih balita. Usianya baru 8 bulan.

Komisaris Alam Nur menambahkan, dua korban yang menderita luka bakar saat ini sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sementara tiga korban yang meninggal sudah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.

"Salah satu korban yang meninggal itu masih balita. Usianya baru 8 bulan," ucapnya.

Sebelumnya, kebakaran yang diawali dengan ledakan juga terjadi di Perumahan Kemang Pratama 2, Rawalumbu, pada 25 November 2020.

Saat itu, sebuah tabung tabung elpiji berukuran 12 kilogram meledak dan mengakibatkan tiga rumah warga rusak dan empat orang menderita luka-luka.

Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Bekasi Timur, Inspektur Satu Ompi Indovina mengatakan, getaran menyerupai gempa bumi dan ledakan yang terjadi di perumahan Kemang Pratama 2 bersumber dari ledakan tabung elpiji 12 kilogram di salah satu rumah warga.

Ledakan tabung elpiji itu terjadi saat salah satu korban hendak menyalakan kompor gas di rumahnya.

”Ada korban yang sudah sepuh. Dia menyalakan kompor dan meledak,” kata Ompi.

Akibat ledakan itu, korban bernama Mary Wirian (78) menderita luka parah karena 50 persen anggota tubuhnya terbakar.

Ledakan tersebut juga mengakibatkan sebagian anggota keluarga di dalam rumah itu terluka.

Dari data yang dihimpun pihak kepolisian, jumlah korban luka-luka sebanyak empat orang, termasuk Mary Wirian.(*)

Baca juga: VIDEO Sahuti Qanun LKS Aceh, PT Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 Resmikan PT Bumida Syariah

Baca juga: VIDEO Fenomena Tanah Bergeser Semakin Aktif di Aceh Besar, Warga Panik 14 Rumah Terancam Ambruk

Baca juga: Video Suasana Dalam Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Direkam Penumpang, Sebelum Lepas Landas

Baca juga: VIDEO - Diduga Kelebihan Beban, Truk Fuso Penuh Barang Terguling di Pelabuhan

Artikel ini telah tayang di tribunlampung.co.id dengan judul Tabung Berisi Cairan Kimia Meledak di Natar, 3 Pekerja Tewas dan 1 Kritis

Editor: Imran Thayib
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved