Breaking News:

Tanah Bergerak di Aceh Besar

Tanah Bergeser di Lamkleng, 14 Unit Rumah Terancam Ambruk

Sebanyak 14 rumah warga di Gampong Lamkleng, Kecamatan Cot Glie, Aceh Besar, terancam ambruk akibat fenomena alam yang menyebabkan terjadinya...

SERAMBINEWS.COM/ASNAWI LUWI
Tim Prodi Teknik Geologi USK Banda Aceh sedang selidiki penyebab tanah bergerak di Gampong Lamkleng,  Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (13/1/2021). 

Laporan Asnawi Luwi |Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO  - Sebanyak 14 rumah warga di Gampong Lamkleng, Kecamatan Cot Glie, Aceh Besar, terancam ambruk akibat fenomena alam yang menyebabkan terjadinya pergeseran tanah membuat rekahan besar semakin meluas di daerah itu. Bukan hanya rumah, dua kuburan milik warga rusak akibat pergeseran tanah terus aktif.

Keuchik Lamkleng, Muhammad Fajri didampingi Sekdes, Armia, kepada Serambinews.com, Rabu (13/1/2021) mengatakan, sebanyak 14 rumah di sepanjang pergeseran tanah yang terus aktif terancam ambruk.

Kata dia, fenomena alam di Gampong Lamkleng yang dihuni 90 Kepala Keluarga (KK) dan 300 jiwa itu, mulai terlihat kerusakan pergeseran tanah para Minggu (10/1/2021) hingga Rabu (13/1/2021) terus bergerak secara perlahan tanah membentuk rekahan besar dan struktur tanah turun mencapai 70 centimer lebih dari permukaan dasar tanah.

Menurut dia, saat ini belum ada warganya yang mengungsi. Namun, merek diselimuti rasa was-was ketika tidur padam hari,apalagi pergeseran tanah dan retak-retak di lokasi itu semakin aktif dan meluas.

Ditambahnya, saat ini telah mencapai sepanjang 300 meter dan lebar 200 meter terjadi pergeseran tanah. Saat ini, di lokasi itu juga telah turun pihak BPBD Aceh Besar, Muspika Cot Glie,  Tim Prodi Teknik Geologi USK Banda Aceh selidiki penyebab tanah bergerak yang dipimpin  Bambang Setiawan.(*)

Baca juga: Heboh di Aceh Besar, Tanah Bergerak Membentuk Rekahan Besar di Gampong Lamkleng Kuta Cot Glie

Baca juga: Jadi yang Pertama Disuntik, Media China: Jokowi Menerima Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac Biotech

Baca juga: Kisah Pria Asal Kupang dan Aceh Tenggara Batal Naik Sriwijaya Air, Selamat Karena Naik Kapal Laut

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved