Breaking News:

Pesawat Jatuh

Kisah Pria Asal Kupang dan Aceh Tenggara Batal Naik Sriwijaya Air, Selamat Karena Naik Kapal Laut

Dua penumpang asal Kupang dan Aceh Tenggara selamat karena batal naik pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Editor: Faisal Zamzami
Istimewa
Paulus Yulius Kollo (24), warga asal Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), lolos dari kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang diduga jatuh di Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021). 

SERAMBINEWS.COM, PONTIANAK - Banyak kisah setelah kecelakaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Dua penumpang asal Kupang dan Aceh Tenggara selamat karena batal naik pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Padahal keduanya sudah membeli tiket pesawat tersebut.

Setelah memiliki tiket pesawat, keduanya diwajibkan mengikuti Swab PCR.

Karena biaya Swab PCR cukup mahal dan keduanya tak punya uang, sehingga batal terbang dengan pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Keduanya kemudian naik kapal laut ke pontianak setelah disarankan oleh bos tempat mereka bekerja.

Pria yang selamat tersebut adalah Paulus Yulius Kollo (24), asal Kupang, membatalkan tiket pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang nahas itu.

Ia bersama temannya, Indra Wibowo (21) asal Aceh Tenggara, memilih menggunakan transportasi kapal laut ke Pontianak lantaran mengikuti saran bosnya.

Maklum, saat setelah memiliki tiket pesawat, ia dan temannya diwajibkan mengikuti Swab PCR dan menunjukkan hasilnya negatif, sebagai syarat keberangkatan.

Biaya Swab PCR lumayan mahal. Untuk mengetahui hasilnya secara instan, yakni enam jam, harganya Rp 2,6 juta.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved